Wednesday, November 30, 2016

Inna Nashrallahi Qariib

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2) : 214, Allah ta'ala menasehati orang beriman dalam firman-Nya :

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا۟ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلِكُم ۖ مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَآءُ وَالضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُوا۟ حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّـهِ ۗ أَلَآ إِنَّ نَصْرَ اللَّـهِ قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana apa yang (diderita) orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa kesengsaraan, kemelaratan dan mereka digoncangkan (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (214).

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Qatadah رضي الله عنهما dikemukakan bahwa turunnya ayat tersebut diatas (QS. 2 : 214) bersangkutan dengan peristiwa peran al-Ahzab. Ketika itu Nabi ﷺ mendapat berbagai kesulitan yang sangat hebat dan kepungan musuh yang sangat ketat. Ayat ini menunjukkan bahwa perjuangan itu meminta pengurbanan (HR. Abdur-Razzaq).

Tafsir Ayat
QS. 2 : 214. "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana apa yang (diderita) orang-orang terdahulu sebelum kamu? ...". Yaitu Nabi-nabi dan Rasul-rasul Allah dan orang-orang yang berjuang mengikuti jejak beliau di dalam menegakkan kebenaran dan pelajaran Tuhan di dalam dunia ini, sejak dari zaman Adam عليه السلام, sampai Nuh عليه السلام, Ibrahim عليه السلام, Luth عليه السلام, Musa عليه السلام, Isa عليه السلام dan lain-lain. "...? Mereka ditimpa kesengsaraan, kemelaratan dan mereka digoncangkan (dengan berbagai cobaan), ...". Kesusahan karena kekurangan harta benda dan kemelaratan, kecelakaan karena penyakit atau luka-luka, kegoncangan karena dikejar-kejar, dihinakan dan dibunuh. Nabi-nabi kaum bani israil konon sampai 70 orang yang mati dibunuh oleh kaum mereka sendiri. Nabi Ibrahim عليه السلام dibakar, Nabi Zakaria عليه السلام kepalanya digergaji. Maka kamu wahai ummat Muhammad ﷺ yang mengaku beriman kepadanya, jangan menyangka akan enak-enak bagai "Itik pulang petang", melenggang-lenggok masuk surga tanpa menderita menegakkan kebenaran. "..., sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" ...". Kalaulah Rasul bertanya bila pertolongan Allah akan datang, dan orang-orang yang beriman bersamanya telah sama mengeluh demikian, niscaya telah memuncak rintangan itu. Sebab di waktu rintangan tidak ada, semua orang mudah saja menyebut bahwa pertolongan Allah akan datang. Tetapi bila kesusahan, kecelakaan dan kegoncangan itu benar-benar telah datang, seakan-akan tertutup segala pintu dan tiadalah nampak harapan. "... Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". Mengapa Tuhan memberikan kepastian seperti itu? Apabila tekanan musuh sudah sangat memuncak sehingga kita yang berjuang menegakkan kebenaran itu seperti lemah tampaknya, tetapi dia kuat di dalam batin. Maka tumbuhlah ikhlas kepada Tuhan. Hingga datang pertolongan Tuhan entah dari mana datangnya dan bagaimana caranya.
Terkadang sebagai seorang Muslim, kita menjadi takut membaca ayat-ayat seperti ini; baru berapa jasa kita kepada Islam yang sudah kita "terima jadi" sebagai pusaka dari Nabi kita ﷺ? Padahal walau seluruh umur kita berikan untuk beliau ﷺ belumlah seimbang dengan cahaya iman dalam dada kita yang kita terima dari beliau ﷺ. Salam 'alaika ya Rasulullah
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 70.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 2, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan September 1987, halaman 171 - 176.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 60.

Keutamaan Para Sahabat Nabi

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah ﷺ , para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang senantiasa berpegang teguh pada sunnah Beliau sampai hari kiamat.
Kaum muslimin yang kami muliakan, para sahabat Nabi ﷺ adalah orang yang bertemu dengan Rasulullah ﷺ dalam keadaan beriman kepada beliau, dan mati dalam keadaan muslim. Mereka adalah generasi terbaik dari umat ini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ
“Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya”. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3651, dan Muslim, no. 2533)

Para sahabat Nabi ﷺ memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah Ta’ala. Mereka telah diberikan anugerah yang begitu besar yakni kesempatan bertemu dan menemani Nabi-Nya ﷺ . Allah Ta’ala telah memilih mereka untuk mendampingi dan membantu Nabi ﷺ dalam menegakkan agama-Nya. Orang-orang pilihan Allah ini, tentunya memiliki kedudukan istimewa di bandingkan manusia yang lain. Karena Allah Ta’ala tidak mungkin keliru memilih mereka.

‘Abdullah Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
إِنَّ اللهَ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَوَجَدَ قَلْبَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ، فَاصْطَفَاهُ لِنَفْسِهِ فَابْتَعَثَهُ بِرِسَالَتِهِ، ثُمَّ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ بَعْدَ قَلْبِ مُحَمَّدٍ، فَوَجَدَ قُلُوْبَ أَصْحَابِهِ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَجَعَلَهُمْ وُزَرَاءَ نَبِيِّهِ يُقَاتِلُوْنَ عَلَى دِيْنِهِ، فَمَا رَأَى الْمُسْلِمُوْنَ حَسَنًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ حَسَنٌ، وَمَا رَأَوْا سَيِّئًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ سَيِّئٌ
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hati para hamba-Nya. Allah mendapati hati Muhammad adalah hati yang paling baik, sehingga Allah memilihnya untuk diri-Nya dan mengutusnya sebagai pembawa risalah-Nya. Kemudian Allah melihat hati para hamba-Nya setelah hati Muhammad. Allah mendapati hati para sahabat beliau adalah hati yang paling baik. Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka sebagai para pendukung Nabi-Nya yang berperang demi membela agama-Nya. Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin (para sahabat), pasti baik di sisi Allah. Apa yang dipandang buruk oleh mereka, pasti buruk di sisi Allah”. (Diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Musnad, I/379, no. 3600. Syaikh Ahmad Syakir mengatakan bahwa sanadnya shohih).

Para sahabat Nabi ﷺ adalah orang-orang yang paling tinggi ilmunya. Merekalah yang paling paham perkataan dan perilaku Nabi ﷺ . Merekalah manusia yang paling paham tentang Al-Qur’an, karena mereka telah mendampingi Rasulullah ﷺ tatkala wahyu diturunkan, sehingga para sahabat benar-benar mengetahui apa yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya ﷺ .

Keberkahan Para Sahabat radhiyallahu ‘anhum
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melimpahan keberkahan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan para sahabat yang begitu taat dan besar cintanya kepada beliau. Tidak ada satupun Nabi maupun para raja yang mendapatkan keberkahan seperti ini dari umatnya.
‘Urwah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, tatkala dulu masih kafir, dia berkata kepada kaumnya dan menceritakan bagaimana para sahabat radhiyallahu ‘anhum begitu memuliakan Nabi ﷺ . Dia mengatakan, “Wahai kaumku! Demi Allah, sungguh aku telah datang kepada para raja. Aku telah bertemu Kaisar, Kisra, dan an-Najasyi. Demi Allah, aku tidak pernah melihat seorang raja pun yang diagungkan oleh para sahabatnya melebihi apa yang dilakukan para sahabat Muhammad kepada Muhammad. Demi Allah, tidaklah Muhammad membuang dahak melainkan dahak itu jatuh ke tangan salah seorang dari mereka, lalu dia mengusapkannya ke wajah dan kulitnya. Jika Muhammad memerintahkan sesuatu kepada mereka, niscaya mereka melaksanakannya dengan segera. Jika Muhammad berwudhu, mereka hampir berkelahi memperebutkan tetesan airnya. Jika mereka berbicara, mereka memelankan suara di hadapannya. Mereka tidak berani menatapnya karena penghormatan mereka yang besar kepadanya”. (Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Kitab Asy-Syuruuth, V/329-332).

Bandingkanlah kemuliaan mereka dengan para sahabat Nabi Musa ‘alaihis salam. Tatkala Nabi Musa mengajak mereka untuk beriman, mereka mengatakan,

يَا مُوسَى لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّى نَرَى اللهَ جَهْرَةً
“Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan jelas”. (QS. Al-Baqarah : 55).

Demikian pula ketika mereka diajak berjuang di jalan Allah, mereka berkata kepada Nabi Musa ‘alaihis salam,
يَا مُوْسَى إِنَّا لَنْ نَدْخُلَهَا أَبَدًا مَا دَامُوْا فِيْهَا فَاذْهَبْ أَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلاَ إِنَّا هَاهُنَا قَاعِدُوْنَ (24)
“… Pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini saja”. (QS. Al-Maidah : 24).

Padahal orang-orang yang Allah Ta’ala ceritakan dalam ayat ini adalah 70 orang terbaik dari kaumnya Nabi Musa. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman :
وَاخْتَارَ مُوْسَى قَوْمَهُ سَبْعِيْنَ رَجُلاً لِمِيْقَاتِنَا … (155)

“Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya”. (QS. Al-A’raaf : 155).

Ayat ini menunjukkan bahwa 70 orang ini adalah manusia terbaik dari Bani Israil dan manusia pilihan dari kaum Nabi Musa ‘alaihis salam. Akan tetapi, lihatlah sikap mereka kepada Nabinya, sampai-sampai Allah memberi teguran kepada mereka dengan bergetarnya bumi yang mereka pijak, sehingga Nabi Musa pun berkata kepada Allah Ta’ala,
أَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاءُ مِنَّا (155)
“Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang berakal di antara kami?” (QS. Al-A’raaf : 155).

Nabi Musa ‘alaihis salam menyebut mereka sebagai orang-orang yang  kurang akal (bodoh), sekali pun mereka adalah orang-orang pilihan dari kaumnya. Lantas, bagaimana menurut Anda dengan orang-orang yang bersama Nabi Musa, yang bukan pilihan?
Tentang penghormatan para sahabat radhiyallahu ‘anhum kepada Nabi ﷺ, kita tidak akan mendapatkan bandingannya selama-lamanya. Bagaimana mereka menundukkan pandangannya dan memelankan suara di hadapan Nabi ﷺ. Demikian pula bagaimana mereka begitu semangat meraih berkah dari riak dan sisa air wudhu Nabi ﷺ, sampai mereka berebut.
Kaum muslimin rahimakumullah, perlu kami ingatkan bahwa mengambil berkah dari riak dan air bekas wudhu ini hanya berlaku bagi Nabi ﷺ dan tidak berlaku pada orang lain. Tidak diperbolehkan seorang muslim mengambil berkah dari riak, sisa air wudhu atau sisa air minum ulama, kyai atau ustadznya. Oleh karena itu suatu kekeliruan jika para santri berebut sisa air minum kyainya karena dianggap ada berkah khusus pada minumannya. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada kita ke jalan yang lurus.

Kemuliaan Hati Para Sahabat
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi ﷺ , maka Nabi ﷺ mengutus seseorang untuk bertanya kepada para istri beliau.
Mereka menjawab, “Kami hanya punya air.” Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa berkenan menerima orang ini sebagai tamunya?” Maka seorang laki-laki dari Anshar (yakni Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu) mengatakan, “Saya bersedia”. Lalu dia pulang membawa tamunya ke rumah. Dia berkata kepada istrinya, “Muliakanlah tamu Rasulullah ﷺ”. Istrinya berkata, “Tapi kita tidak mempunyai makanan apa pun selain makanan anak-anak.”
Laki-laki itu berkata kepada istrinya, “Siapkan makanan, nyalakan lampu, tidurkanlah anak-anakmu jika kami hendak makan malam.” Maka istrinya menyiapkan makanan, menyalakan lampu, dan menidurkan anak-anaknya.
Kemudian istrinya berdiri seolah-olah hendak memperbaiki lampunya, namun justru memadamkannya. Lalu laki-laki itu bersama istrinya menampakkan kepada tamunya bahwa mereka berdua juga ikut makan (padahal tidak makan). Di malam itu, keduanya bermalam dalam keadaan menahan lapar.
Di pagi hari, laki-laki itu berangkat kepada Rasulullah ﷺ. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, “Tadi malam Allah takjub kepada perbuatan kalian berdua. Maka Allah Ta’ala menurunkan (firman-Nya):

وَيُؤْثِرُوْنَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوْقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
“Dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang orang yang beruntung”. (QS.  Al-Hasyr : 9). (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3798 dan Muslim, no. 2054)

Kedermawanan dan sifat mulia ini bukan hanya milik beberapa orang saja. Namun inilah sifat para sahabat Nabi ﷺ .

Penulis: Muhaimin Ashuri - Muslim 

Haram Menyambung Rambut (Cemara) (1)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Asma’ r.a. berkata : Seorang wanita datang kepada Nabi bertanya : Ya Rasulullah, putriku terkena penyakit panas (gabak), sehingga rontok rambutnya dan kini ia akan saya kawinkan, apakah boleh saya sambung rambutnya? Jawab Nabi : Allah melaknat orang perempuan yang menyambung rambutnya dan yang disambung, dan yang minta di sambung. (HR. Buchary dan Muslim).

Juga hadits dari ‘Aisyah seperti yang di atas ini.
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 496.

Jangan Suka Ngegosip

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jangan banyak duduk dengan tukang gosip! Katakan kebenaran walau mereka tidak terima.

Syaikh Prof. Dr. Saud al-Funaisan, Guru Besar Syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama

Tuesday, November 29, 2016

KESANTUNAN

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Betapa inginku dikau menyambut sinar mentari serta menyongsong lembutnya hembusan angin dengan serapan kulitmu sendiri, sebab nafas kehidupan ada dalam cahaya surya dan tangan kehidupan berada di angin.
Janganlah kau lupa bahwa kesantunan insan adalah perisai penolak pandangan, Pemandang tak suci.
Dan apabila yang tak suci telah tiada lagi, maka apalah rasa malu, selain dari sebuah noda pencemaran budi ………………………..?
-----------------------------
#570

Kunci Kebahagiaan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Kunci kebahagiaan seorang hamba : ikhlas beribadah kepada Sang Khaliq dan memberikan menfaat untuk sesama makhluk -Imam As Sa’di-

Syaikh Ahmad Abdul Karim Al-Khudhair (Twitter : @ahmedk0025) - Twit Ulama  

Monday, November 28, 2016

Larangan Perempuan Mencukur Rambut Kepalanya

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ali r.a. berkata : Rasulullah telah melarang orang perempuan mencukur rambut kepalanya. (HR. Annasa’i).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 494.

Berpakaian Dan Tidak Melanggar Syariat

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Mengikuti pakaian sesuai zaman adalah kewibawaan, selama tidak termasuk kepada sesuatu yang dilarang. Menyelisihi pakaian (yang biasa dipakai orang-orang di zaman tersebut -pent) adalah termasuk memakai pakaian syuhrah (ketenaran).” (Ibnu Jarir al-Tabari)

Syeikh Jamaz al-Jamaz, Pengajar di Madrasah Imam Ashim, Syaqra. Situs beliau aljamaz.com. (Twitter : @jamaz55) - Twit Ulama

Sunday, November 27, 2016

Membaca Surat Al Ikhlas Pagi dan Sore

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Pada waktu ini, kita dianjurkan membaca surat Al Ikhlash bersama dengan maw’idzatain (surat Al Falaq dan surat An Naas) masing-masing sebanyak tiga kali. Keutamaan yang diperoleh adalah: akan dijaga dari segala sesuatu (segala keburukan).

Dari Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib dari bapaknya ia berkata,
 
خَرَجْنَا فِى لَيْلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِيُصَلِّىَ لَنَا فَأَدْرَكْنَاهُ فَقَالَ « أَصَلَّيْتُمْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا فَقَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَقُولُ قَالَ « (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِى وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ

Pada malam hujan lagi gelap gulita kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk shalat bersama kami, lalu kami menemukannya. Beliau bersabda, “Apakah kalian telah shalat?” Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah“. Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah (bacalah surat) QUL HUWALLAHU AHAD DAN QUL A’UDZU BIRABBINNAAS DAN QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ ketika sore dan pagi sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akn mencukupkanmu (menjagamu) dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud no. 5082 dan An-Nasai no. 5428. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Kajian selengkapnya di  rumaysho.com 

Manfaat Mengunjungi Orang Sakit

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Mengunjungi orang sakit memiliki dampak kejiwaan yang besar bagi yang sakit:
  1. Melapangkan dadanya
  2. Mendorongnya untuk tidak putus asa yang datang dari syetan,
  3. Orang yang mengunjunginya akan mendukungnya secara moril maupun materil,
  4. Merupakan salah satu bentuk dari cinta dan ikatan ukhwah (antara si sakit dan yang mengunjunginya -pent).
Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, da'i di saudi, murid Syaikh Ibnu Baz, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama

Saturday, November 26, 2016

Pertempuran di Great Hollow

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Sementara itu pasukan Harmonia terus bergerak menuju Great Hollow dan berhadapan dengan pasukan Grassland. Sesampainya di pertigaan, pasukan Harmonia memecahkan diri sebagian untuk mencegah pasukan bantuan dari pasukan Zexen dari benteng Brass. Sebagian lagi tetap menuju Great Hollow. Jalan menuju Great Hollow adalah jalur lembah yang sulit untuk penyerangan, tetapi Albert Silverberg menyarankan untuk menggunakan bantuan pasukan penyihir.
Angin menerbangkan debu-debu, hasil perbuatan pasukan penyihir Harmonia ini menyulitkan serangan jarak jauh pasukan Grassland. Lucia segera memerintahkan serangan jarak pendek. Sergeant Joe, Wilder dan Rhett dari klan Duck terus merangsek, begitu juga dengan Yuiri dan Yumi dari klan Alma Kinan. Tak mau ketinggalan Mua dan Hellec pun menunjukkan keperkasaan mereka. Beecham pun terus mengawal pergerakan sang strategist, Caesar Silverberg.
Disisi lain enam Ksatria Zexen bersama pasukannya terus mendekat menuju jalur Great Hollow yang mengejutkan Albert dan Luc. Akhirnya Luc memerintahkan Sarah meruntuhkan batu-batu di sisi tebing dengan menggunakan Earth Rune-nya. Bertutut-turut pasukan penyihir menggunakan Wind Rune untuk memperburuk keadaan.
Hugo dan Fubar terbang di garis depan memberi komando penyerbuan. Pasukan klan Lizard berhasil menguasai pasukan penyihir. Pasukan berkuda klan Karaya terus menghajar pasukan terdekat dengan mereka. Pasukan Harmonia pun balik tertekan. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 9, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Larangan Memakai Kuncung Rambut (2)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Abdullah bin Ja’far r.a. berkata : Rasulullah telah memberi kesempatan kepada keluarga Ja’far sampai tiga hari, kemudian datang kepada mereka dan bersabda : Janganlah menangisi saudaraku lagi sesudah hari ini. Kemudian ia bersabda : Panggilkan anak-anak saudaraku itu, maka kami dihadapkan kepadanya masih kaoak.kanak maka bersabda Nabi : Panggilkan tukang cukur, setetah dia datang, lalu disuruh mencukur kami. (HR. Abu Dawud).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 494.

Kebatilan Jangan Didiamkan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ketika pengikut kebenaran mendiamkan kebatilan, maka pengikut kebatilan akan menyangka bahwa dia di atas kebenaran.

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013. (Twitter : @ahmedjelin) - Twit Ulama

Friday, November 25, 2016

Pulang ke Grassland

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Luc mengadakan konsolidasi dengan pasukannya yang ditemani oleh Albert, Yuber dan Sarah. Luc menyesal karena pasukan Serangga tak bisa dikerahkan dalam pertempuran melawan Grassland.
Tiba-tiba seorang prajurit mengabarkan bahwa gerbang tempat upacara telah ditemukan di dekat Great Hollow wilayah klan Lizard. Dan Luc memerintahkan pasukan untuk berangkat keesokan harinya.
Sementara itu di tenda pasukan pengendali serangga terjadi diskusi kebaikan dan keburukan Franz oleh anak buahnya. Tiba-tiba Queen masuk dan mencoba membangkitkan kembali kecintaan mereka pada Grassland. Tetapi tampaknya usaha Queen bakal menemukan kesia-siaan, karena tak ada respon berarti dari anak buah Franz untuk membebaskan pemimpinnya itu.
Akhirnya Queen sampai di tempat penyekapan Franz dan ingin membebaskannya serta mengajaknya pulang ke Grassland. Tiba-tiba beberapa utusan anak buah Franz dengan senjata lengkap mengingatkan Franz : "Dasar kamu ini, selalu saja menanggung semuanya sendiri, itu nggak baik tahu....!"
Frans pun terpaku memandangi teman-temannya.
"Ayo pulang Franz, ....... ke Grassland !", kata anak buah Franz memecahkan keheningan. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 9, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Ketika Imam Ahmad Ditanya Tentang Orang Lain

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Untuk mereka yang suka menyelidiki dan mencemari nama baik orang lain!!
Imam Abu Hanifah pernah ditanya tentang beberapa Imam, yaitu ‘Alqamah dan Al aswad, diantara mereka mana yang lebih baik?
Beliau pun berkata: “Demi Allah,kita tidak pantas menyebut-nyebut mereka karena kemuliannya, maka bagaimana mungkin kita membanding-bandingkan mereka?

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al Bayan, website beliauhttp://www.alabdulltif.net (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama

Thursday, November 24, 2016

Jangan Hanya Mengingat Musibah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Allah berfirman :
إِنَّ الإنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,(QS Al-'Adiyaat : 6)

Al-Hasan Al-Bashri berkata :
هُوُ الْكَفُوْرُ الَّذِي يَعُدُّ الْمَصَائِبَ، وَيَنْسَى نِعَمَ رَبِّهِ

"Dia adalah orang sangat ingkar, yang menghitung-hitung musibah dan melupakan kenikmatan-kenikmatan dari Rabbnya" (Tafsir At-Thobari 24/566)
----------
FP : Ma'had 'Umar bin Khattab Yogyakarta
web : mahadumar.id
twitter, instagram, dan telegram : @mubk_jogja
BBM : 595F4CAC

Larangan Memakai Kuncung Rambut (1)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ibn Umar r.a. berkata : Rasulullah telah melaknat orang-orang mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagiannya. (HR. Buchary dan Muslim).

Ibn Umar r.a. berkata : Rasulullah
melihat anak kecil yang telah dicukur sebagian rambutnya dan di tinggalkan sebagiannya, maka melarang mereka berbuat demikian dan bersabda : Cukurlah semuanya atau biarkan semuanya. (HR. Abu Dawud).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 493-494.

Mohon Negeri Aman dan Tidak Musyrik

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di surat Ibraahim (14)  ayat 35 ;
"Rabbij'al haadzal balada aaminaa wajnubnii wa baniyya an na'budal ashnaam".

Artinya :
Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari pada menyembah berhala-berhala.

Keterangan :
Do'a ini semula dibaca oleh nabi Ibraahim a.s., beliau memohon agar negerinya (mekkah) aman lahir batin terhindar dari penyembahan berhala serta dijauhkan dari syirik.
-------------------------------------
Bibliography :
Al Qur'aan dan Terjemahannya, Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur'an, Depag, Pelita II/ 1978/ 1979, halaman 385.

Keridhaan Allah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2) : 207, Allah ta'ala menasehati orang beriman dalam firman-Nya :

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْرِى نَفْسَهُ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللَّـهِ ۗ وَاللَّـهُ رَءُوفٌۢ بِالْعِبَادِ
Dan diantara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhaan Allah, dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. (207)

Asbabun Nuzul
Menurut suatu riwayat, ketika Shuhaib hijrah ke Madinah mengikuti Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dikejar oleh sepasukan kaum Quraisy, ia turun dari kendaraannya dengan siap panah di tangannya, dan berkata : "Wahai kaum Quraisy, kalian semua tahu, akulah pemanah ulung. Demi Allah, kalian tidak akan sampai kepadaku selagi panah dan pedang ada di tanganku. Sekarang pilihlah satu diantara dua : Kalian mati terbunuh atau memiliki harta bendaku yang ada di Mekah, dengan membiarkan aku pergi hijrah ke Madinah". Mereka memilih harta danmembiarkan Shuhaib pergi. Sesampainya di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ia ceritakan apa yang telah terjadi. Maka turunlah ayat tersebut diatas (QS 2 : 207) dan Nabi pun bersabda : "Untung perdaganganmu itu hai Aba Yahya. Engkau telah beruntung ya Aba Yahya". (HR. al-Hakim, hadits ini maushul [sanadnya sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan tidak terputus]).

Tafsir Ayat
QS. 2 : 207. "Dan diantara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhaan Allah, ...". Orang yang telah menjual diri kepada Allah adalah tandingan, bandingan dan imbangan orang yang mulut manisnya menakjubkan, dan yang mudah menyebut nama Allah dalam mengucap sumpah, padahal perkataannya tidak dapat ditebus dengan perbuatannya. Orang yang telah menjual diri kepada Allah tidaklah banyak cakap manis mulut. Tidaklah dia berhenti pada amalan yang saleh dan yang diharapkannya hanya semata-mata ridha Allah. Syahadat yang telah diucapkan membawanya kepada sikap teguh yang tidak bisa ditawar-tawar. Dia tidak mempunyai dua atau seribu muka; dua atau seribu cabang lidah. Fokusnya adalah syurga yang Allah ta'ala janjikan (QS. at-Taubah (9) : 112). "..., dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya". Keringat yang mengalir lantaran amalan salehnya akan diseka oleh Malaikat, air matanya yang meleleh dipipinya akan dihapus dan darahnya yang mengalir membasahi bumi akan jadi saksi atas kebenaran perjuangannya. Jika payah kakinya mendaki. Tuhan menjadikan tempat bergantung. Dan jika takut akan teratuk kakinya menurun. Tuhan pun menyediakan tongkat buat bertelekan. Itulah ayat-ayat dan sabda wahyu yang dibawakan oleh Rasul-rasul. Demikianlah sifat santun Tuhan, yang disebut menjadi salah satu nama-Nya dalam rangkaian "Asmaul-Husna". Rauf yang mengandung arti santun, hiba, kasihan, kasih dan sayang.
Untuk mendalami nilai penjualan diri kepada Allah, hendaklah kita banyak-banyak membaca riwayat-riwayat sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w. yang memandang harta dan dirinya tidak berharga, asal dapat menegakkan sabilillah.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 68 - 69.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 2, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan September 1987, halaman 150 - 155.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 58.

Teladan Para Salaf Dalam Berdagang

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ketika kita menjadi sebaik-baik ummat: “Para salaf terdahulu,apabila ia telah berjual beli di pagi hari, kemudian datang (lagi) pembeli, maka ia pun mengatakan:” Pergilah (belilah) ke toko disebelahku, karena dia belum berjual-beli sejak pagi"

Dr Ibrahim al Faaris Dosen jurusan Tarbiyah di Universitas Malik Su’ud KSA, spesialis bidang madzhab kontemporer. (Twitter : @ibrahim_alfares) - Twit Ulama

Wednesday, November 23, 2016

Berkahnya Ilmu

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Berkahnya ilmu pada diri Anda, ilmu tersebut menghasilkan buahnya (amalan) dan terlihat efeknya.

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013. (Twitter : @ahmedjelin) - Twit Ulama

Tuesday, November 22, 2016

Mengatakan Yang Haq Sepenuhnya Harus Karena Allah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jika engkau hendak mengatakan al haq tinjaulah kembali sebabnya. Apabila engkau khawatir perkataanmu hanya karena ingin memenangkan diri sendiri, diamlah. Sungguh diam karena Allah itu lebih baik daripada berkata-kata namun separuh karena Allah, separuhnya lagi karena diri sendiri.

Dr. Abdul Aziz Tharifi (@AbdulazizTarifi) - Twit Ulama

Larangan Orang Laki-Laki atau Perempuan Menyemir Rambut dengan Hitam

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jabir r.a. berkata : Ketika Abu Quhafah ayah Abu bakar Assiddiq dihadapkan kepada Rasulullah pada waktu Fatah Makkah (penaklukan kota Mekkah) Sedang kepala dan jenggotnya bagaikan bunga matahari yang putih, maka Rasulullah bersabda : Robahlah warna rambut ini tetapi hindari warna hitam. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 492.

Keutamaan Al-Qur'an

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Keutamaan al-Quran, Rasulullah ﷺ bersabda, “al-Quran adalah pemberi syafaat, saksi yang benar. Siapa yang menjadikan al-Quran di depannya, maka dia akan dipimpin ke surga. Siapa yang menjadikan al-Quran di belakangnya, dia akan dipimpin ke neraka”. (HR. ath-Thabrani, dishahihkan oleh al-Albani)

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait 7/10/2013 (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama

Monday, November 21, 2016

Petunjuk Menuju Surga

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Tidak ada petunjuk untuk menggapai surga selain dengan al-Kitab dan as-Sunnah (Madarijus Salikin 2/468)

Dr. Muhammad al-Hamuud an-Najdi, Doktor dalam bidang akidah, Imam dan Khotib di Masjid Shobaah An-Naashir, Kuwait 4/10/2013. (Twitter : @alnajdi1) - Twit Ulama

Sunday, November 20, 2016

Larangan Meniru Orang Kafir

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Kristen tidak menyemir rambut mereka, maka kamu harus menyalahi mereka. (HR. Buchary dan Muslim).

Semir rambut yang dibolehkan kuning atau merah. Adapun semir hitam maka khusus di waktu perang menghadapi orang kafir.
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 491.

Surga Seharga Mema'afkan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di dalam buku "Minhajul 'Abidin"-nya Imam Al-Ghazali رحمه الله yang diterbitkan oleh Penerbit Tenaga Tani Banda Aceh, cetakan pertama, Januari 1986, halaman 60 - 61, ada kisah yang menarik hatiku ; 
Diriwayatkan oleh Anas رَضِيَ اللََّهُ عَنْه bahwa pada suatu waktu kami melihat Rasulullah ﷺ duduk kemudian beliau tertawa gembira sekali, maka ditanya oleh Umar bin Khattab رَضِيَ اللََّهُ عَنْه : "Mengapa Rasulullah tertawa?"
Rasulullah bersabda : "Ada dua orang umatku memperhitungkan tentang haknya, yang seorang berkata : "Ya Allah berikanlah kepadaku hakku yang didzalimi oleh saudara ini."
Maka Allah berfirman : "Berikanlah haknya yang telah engkau dzalimkan itu."
Kata yang dituntut : "Ya Robbi, kebaikanku telah habis semua, maka tidak ada lagi untuk membayar kepada saudara ini."
Kata yang menuntut : "Kalau demikian dia harus menaggung dosa-dosaku sebagai gantinya."
Dikala itu terlihat Rasulullah ﷺ  mengeluarkan air mata, lalu beliau meneruskan sabdanya : "Kemudian Allah ta'ala berfirman : "Angkat kepalamu dan lihatlah Surga"."
Setelah dilihatnya, si penuntut berkata : "Ya Robbi, aku telah melihat kota-kota yang berlantaikan perak, gedung-gedung indah terlihat dari emas yang bertahtakan ratna mutu manikam yang elok-elok, apakah itu untuk Nabi, ataukah untuk syahid?"
Firman Allah ta'ala : "Itu untuk siapa saja yang sanggup membelinya."
Kata si penuntut itu : "Ya Robbi, siapakah yang memiliki harga pembelian karunia yang sehebat itu?"
Firman Allah ta'ala : "Engkau pun dapat membayarnya, ialah dengan mengampuni saudaramu yang telah mendzalimi kamu."
Kata si penuntut itu : "Demikiankah? Sekarang juga saya mema'afkan dia ya Robbi."
Firman Allah ta'ala : "Tuntunlah tangan saudaramu dan masuklah kamu berdua ke dalam Surga."
Kemudian di hadapan majelis, Rasulullah ﷺ bersabda : "Bertakwalah kamu dan perbuatlah ketulusan diantara kamu, karena Allah menyukai ketulusan dan kerukunan diantara kaum Mukminin."

Imam Al-Ghazali رحمه الله menasehati : "Ini suatu peringatan bahwa kebahagiaan itu hanya bisa didapat oleh orang-orang yang berakhlak yang diridhoi Allah, diantaranya gemar akan kerukunan diantara sesamanya, dengan saling mema'afkan satu dengan lainnya."

Nikmat Hidayah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Nikmat hidayah akan membuat lupa sakitnya mendapat musibah, dan ketika itu jadilah bersyukur lebih didahulukan dari bersabar. Yusuf berkata di dalam penjara:
 
ذَٰلِكَ مِن فَضْلِ اللَّـهِ عَلَيْنَا وَعَلَى النَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

“Demikianlah karunia Allah atas kami dan atas manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur” (QS. Yusuf : 38)

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama

Saturday, November 19, 2016

Saatnya Api Tahu Keberadaan Air

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Sementara itu diperkemahan tentara aliansi Grassland dan Zexen. Hugo berdiri ditengah lapangan dan menatap ke perkemahan tentara Zexen.
"Seperti Flame Champions ingin bicara berdua saja dengan nona", kata Percival Fraulein.
"Baiklah, aku segera kesana", jawab Chris Lightfellow.
Setelah mereka saling bertatapan Chris Lightfellow mengabarkan bahwa Jimba telah mati dan ketika Hugo bertanya soal sebabnya, Chris Lightfellow menunjukkan tanda True Water Rune ditangannya. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 8, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Masjid Al- Amin Tugu Rejo Semarang

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Masjid Al-Amin
Jl. Tugu Rejo Semarang

Masjid ini diresmikan lagi oleh KH. Musthofa Bisri pada tanggal 4 Desember 1999 M / 26 Sya'ban 1420 H setelah selesai direnovasi. Lokasi masjid ini tak jauh dari Candi Tugu Semarang.

Tanda Ikhlas

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di antara tanda ikhlas: Anda pentingkan ridha Allah daripada ridha manusia ketika beramal.

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013. (Twitter : @saudalhamadi) - Twit Ulama

Friday, November 18, 2016

Larangan Meniru Syaithon

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jabir r.a. berkata: Rasulullah bersabda: Jangan makan dengan tangan kiri, karena syaithon makan dengan tangan kiri. (HR. Muslim).

Ibn Umar r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Jangan makan salah seorang kamu atau minum dengan tangan kiri, karena syaithon makan dan minum dengan tangan kiri. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 491.

Bangsa Barbar dan Kekerasan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Benteng Budehuc. Thomas terus berupaya mengelola dan melayani kesejahteraan para pengungsi, dan ia meminta bantuan Sebastian untuk selalu mengontrol persediaan makanan, obat-obatan dan kebutuhan lain-lain para pengungsi.
Hari itu Thomas meninjau keadaan para pengungsi dan juga mereka yang dengan sukarela telah membantu; Kenji, Piccolo dan Kidd.
Tiba-tiba suasana hening menjadi buyar penuh kegaduhan dengan teriakan Cecile yang mengabarkan kegentingan. Serombongan pasukan kepala besi telah memenuhi benteng Budehuc, dan mereka menyatakan akan menjaga keamanan di luar dan dalam benteng, sesuai perintah yang diberikan oleh Zexen. Dan terjadilah sedikit kekacauan hingga akhirnya para pengungsi yang enggan dengan kehadiran pasukan kepala besi inipun memilih mengalah. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 8, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Mikirin Perut

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Abu Ad-Darda’ رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata,
مَنْ لَمْ يَعْرِفْ نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْهِ إِلاَّ فِي مَطْعَمِهِ وَمَشْرَبِهِ فَقَدْ قَلَّ عَمَلُهُ وَحَضَرَ عَذَابُهُ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ غَنِيًا عَنِ الدُّنْيَا فَلاَ دُنْيَا لَهُ

“Siapa yang tidak mengenal nikmat Allah padanya, ia hanya tahu nikmat makan dan minum saja, tentu amalannya akan berkurang, siksa akan mendatanginya. Siapa yang tidak merasa puas dengan nikmat dunia, maka tidak ada dunia untuknya.” (Hilyatul Auliya’, 1: 210)
----------
FP : Ma'had 'Umar bin Khattab Yogyakarta
web : mahadumar.id
twitter, instagram, dan telegram : @mubk_jogja
BBM : 595F4CAC

Keutamaan Orang Jujur

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Orang jujur, Allah beri kewibawaan dan kemuliaan. Siapa yang melihatnya kan merasakan. -Ibnul Qayyim

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait. (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama

Thursday, November 17, 2016

Ini Usaha yang Meringankan Bangun Malam

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- “Tatkala matahari terbenam, aku senang adanya kegelapan karena aku bisa bercinta dengan Tuhanku, dan tatkala ia terbit, aku sedih karena adanya manusia dalam kehidupanku.”
Demikian penggalan kata dari imam Fudhail bin ‘Iyadh, seorang ahli ibadah yang mendapat julukan “Abid Haramain” (seorang ahli ibadah di Makkah dan Madinah). Ia menuturkan kepada kita akan nikmatnya bangun malam.  
Bangun malam merupakan pengorbanan diri kita untuk bisa meninggalkan kepuasaan ragawi dari tidur; Panggilan hati untuk menghadap kepada Allah dengan ibadah dan zikir. Di dalamnya kita bisa berdialog dengan Tuhan tanpa batas penghalang. Dialog dapat terhubung dengan shalat Tahajud, doa, dan zikir, membaca Alquran, ataupun ibadah sunah yang lain.  
Bangun malam tak sepenuhnya kita harus terjaga sepanjang malam, tapi bisa di tengahnya atau sepertiganya, tergantung pada kemampuan dan kemauan. (QS Al-Muzzammil [73]: 2-4). Bangun malam adalah ibadah yang yang dianjurkan oleh Allah SWT tanpa adanya pemaksaan dan pembebanan kewajiban di dalamnya. Ia murni panggilan hati.  
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan teladan kepada kita untuk bisa bangun, bersujud, dan bermunajat kepada Allah pada malam hari hingga tak terasa kedua lututnya membengkak. Melihat hal ini ‘Aisyah radhiyallahu anhuma bertanya, “Wahai Rasulullah! Apakah kebiasaan ini tidak memberatkanmu, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan akan datang?” beliau menjawab, “Tidak pantaskah aku menjadi hamba-Nya yang bersyukur!”
Akan tetapi, kebiasaan bangun malam tak serta-merta terbangun dalam hidup kita sehari-hari sehingga perlu adanya latihan dan niat yang kuat. Ia bisa begitu berat bagi sebagian orang bisa pula sangat ringan bagi sebagian yang lain, bahkan ada perasaan sedih apabila terlewati.  
Adapun usaha yang dapat meringankan bangun malam, di antaranya tidak terlalu banyak makan. Dengan banyak makan tentu akan berimbang dengan banyak minum yang dapat menyebabkan kantuk berat dan sulit untuk bangun malam.
Usaha yang lain juga dengan meluangkan sedikit waktu untuk istirahat siang karena akan meregangkan otot dan pikiran yang kaku sehingga tidak terlalu capek pada malam hari. Namun, semua usaha itu akan sia-sia apabila tidak adanya niat dan pengetahuan tentang hikmah di balik bangun malam.  
Allah SWT telah membentangkan hikmah bangun malam secara luas bagi kita yang mampu mendirikannya; bisa berupa rezeki (QS as-Sajadah [32]: 16); bisa ketenangan jiwa (QS al-Muzzammil [73]: 6); bisa pula martabat yang terpuji (QS al-Isra’ [17]: 79).  
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga memaparkan pentingnya bangun malam, “Dua rakaat yang didirikan seorang hamba di tengah malam pahalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya.” [HR Muhammad bin Maruzi). Dan ia pula bersabda, “Tidaklah seorang hamba Muslim melewatkan waktu pada malam hari untuk memohon kebaikan kepada Allah, kecuali Dia pasti akan memberikan kebaikan itu kepadanya.” [HR Muslim].  
Kenikmatan bangun malam tentu tak akan terasa bagi kita yang belum pernah mencicipinya. Ia tampak keras dan sukar saat pertama kali kita cicipi, namun akan ada rasa kecanduan apabila kita cicipi berulang-ulang kali. Wallahu a’lam.

sumber : M. Sinwani ; republika.co.id

Waspada Tipudaya Munafiq

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2) : 204, Allah ta'ala memberi peringatan kepada hamba-Nya yang beriman untuk berhati-hati dengan tipudaya kaum munafiq dan kehidupan dunia dalam firman-Nya :

وَمِنَ النَّاسِ مَن يُعْجِبُكَ قَوْلُهُۥ فِى الْحَيَوٰةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللَّـهَ عَلَىٰ مَا فِى قَلْبِهِۦ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ
Dan diantara manusia ada yang sangat menakjubkanmu perkataannya tentang kehidupan dunia dan dipersaksikannya kepada Allah apa yang ada dalam hatinya, padahal dia adalah penantang yang paling keras. (204)

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Ibnu'Abbas radhiyallahu anhuma dikemukakan bahwa ketika pasukan Muslimin (diantaranya terdapat 'Ashim dan Murtsid) terdesak, berkatalah kedua orang kaum munafiq, "Celakalah mereka yang terpedaya oleh ajakan Muhammad sehingga terbunuh, yang akibatnya tidak merasakan hidup tentram lagi bersama keluarganya, ataupun melanjutkan tuntunan ajaran agamanya". Maka Allah menurunkan ayat tersebut diatas (QS. 2 : 204) sebagai peringatan kepada kaum Muslimin agar tidak tertarik oleh bujukan manis dan kehidupan keduniaan. (HR. Ibnu Abi Hatim).
Menurut riwayat lain yang bersumber dari as-Suddi radhiyallahu anhuma dikemukakan bahwa al-Akhnas bin Syariq (seorang anggota komplotan Zukhra yang memusuhi Rasulullah) datang kepada Nabi ﷺ mengutarakan maksudnya untuk masuk Islam dengan bahasa yang sangat menarik, sehingga Nabi sendiri mengaguminya. Di kala pulang dari Rasulullah, ia melewati kebun dan ternak kaum Muslimin. Ia bakar tanamannya dan bunuh ternak-ternaknya. Maka turunlah ayat tersebut diatas (QS. 2 : 204), untuk mengingatkan kaum Muslimin akan bahaya tipudaya mulut manis. (HR. Ibnu Jarir).

Tafsir Ayat
QS. 2 : 204. "Dan diantara manusia ada yang sangat menakjubkanmu perkataannya tentang kehidupan dunia ...". Kata-kata sebagian manusia akan menarik, pandai membawa diri, seakan-akan dia mengerti atau menaruh perhatian akan segala soal-soal penting. Seakan-akan dia turut memikirkan keselamatan manusia. Seakan-akan dia mempunyai maksud-maksud dan cita-cita yang baik. "... dan dipersaksikannya kepada Allah apa yang ada dalam hatinya, ...". Bahwa dia bermaksud jujur. "..., padahal dia adalah penantang yang paling keras". Orang munafiq, manis mulutnya kata-kata, karenanya orang menjadi tertarik, mempersaksikan dengan nama Allah seolah dia jujur. Padahal dalam hati sanubari tersimpan rasa dendam dan permusuhan.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 67 - 68.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 2, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan September 1987, halaman 147 - 148.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 57.

Manfaat Beristighfar

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ada masalah yang buntu bagiku, kemudian aku istighfar kira-kira seratus kali, kemudian Allah bukakan jalan keluarnya -Ibnu Taimiyah

Syaikh Saud Al-Hamaadi, Imam dan khatib Masjid Saad bin Zaid, Riyadh.  (Twitter : @saudalhamadi) - Twit Ulama

Wednesday, November 16, 2016

Haram Perempuan Meniru Pakaian Lelaki

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Dua macam orang ahli neraka yang belum saya lihat; Satu, kaum yang memegang pecut (cemeti) bagaikan ekor lembu digunakan memukul orang-orang. Dan kedua; Orang perempuan yang berpakaian tetapi bagaikan telanjang, merayu-rayu menarik hati dan berlenggang-lenggang, membesarkan kondenya bagaikan punggung unta yang mereng, mereka tidak akan masuk sorga dan tidak mendapat baunya, padahal bau sorga terasa dari jarak perjalanan sekian-sekian (jarak yang sangat jauh). (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 490.

Andai yang tak berilmu mau diam sejenak

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Kesalahan orang awam lebih ringan dampaknya dibandingkan orang 'alim, yakni orang yang sungguh-sungguh memiliki kedalaman 'ilmu agama. Semakin ia diakui otoritas keilmuannya, semakin besar kerusakan yang terjadi pada alam semesta ini manakala ia melakukan kesalahan. Dan musibah yang sangat besar ketika orang jahil (bodoh) tetapi disangka 'alim, lalu serampangan ia bertutur tanpa ilmu tentang agama ini.
Ada ungkapan 'ulama yang patut kita renungkan:
” إذا زل العالِم زل العالَم”
“Ketika orang yang berilmu melakukan kesalahan maka alam juga akan ikut melakukan kesalahan.”

Inilah soalan yang saya risaukan. Saya bukan cendekiawan, bukan pula 'alim. Sedikit ilmu dan miskin wawasan. Kalaulah saya berbicara di berbagai majelis, sepatutnya tidak keluar dari porsi sebagai penyampai saja. Padahal kerap orang menuntut agar saya mengambil bagian yang bukan menjadi wilayah saya, yakni soalan-soalan yang berkaitan dengan hukum agama.
Apa bahayanya jika seseorang memudah-mudahkan diri dalam berbicara hal pelik tentang agama dan bahkan persoalan lain, sementara ia tidak memiliki kapasitas? Kebingungan dan perselisihan. Simpang siurnya pendapat dan kedudukan sesuatu. Terlebih jika seseorang mengambil porsi fatwa yang ia tidak memiliki kelayakan sama sekali.
Hari ini, alangkah mudah seseorang dijuluki Ustadz. Alangkah banyak pula yang memudah-mudahkan sikap menyebut dirinya sebagai Ustadz.

Kata 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu:
لو سكت من لايعلم سقط الخلاف
"Andai yang tak berilmu mau diam sejenak; niscaya gugur perselisihan yang banyak."

Mohammad Fauzil Adhim 

Semua Upaya, Di Tangan Allah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh “tak ada daya dan upaya kecuali karena Allah.” Semua upaya, di tangan Allah semata.

Dr. Abdullah bin Balqasim, lulusan S3 Universitas Darman, Sudan. (Twitter : @dr_Balgasem) - Twit Ulama

Tuesday, November 15, 2016

Jika Melihat Yang "Wow!"

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jika melihat hal yang menakjubkan, berzikirlah, dan doakan berkah pada yang dilihat (Fatwa Lajnah Daaimah).

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013. (Twitter : @ahmadjelin) - Twit Ulama

Monday, November 14, 2016

Haram Lelaki Meniru Pakaian Perempuan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ibn ’Abbas r.a. berkata : Rasulullah melaknat orang laki-laki yang berlagak perempuan, dan orang perempuan yang berlagak meniru laki-laki. Dalam lain riwayat: Rasulullah melaknat orang laki-laki yang meniru perempuan dan orang perempuan yang meniru lelaki. (HR. Buchary).

Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah
telah melaknat orang laki-laki yang meniru pakaian perempuan dan orang perempuan memakai pakaian lelaki. (HR. Abu Dawud).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 489-490.

Nyaman dan Bahagia Yang Sempurna

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Bicara nyaman dan bahagia sempurna, takkan didapatkan seorang mukmin di dunia. Dia baru dapatkan jika sudah masuk surga.

Syaikh Saud Al-Hamaadi, Imam dan khatib Masjid Saad bin Zaid, Riyadh. (Twitter : @saudalhamadi) - Twit Ulama

Sunday, November 13, 2016

Meninggalkan Yang Haram Lebih Baik

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ibnu Dinar rahimahullah mengatakan, “Seseorang meninggalkan satu dirham yang haram, lebih baik untuknya daripada bersedekah dengan 100.000 Dirham.”

dr. Khalid al-Jubair, Da’i di Kuwait. Beliau juga dokter spesialis jantung. (Twitter : @Khalid_Aljubair) - Twit Ulama

Saturday, November 12, 2016

Haram Tinggal Sendiri Dengan Perempuan Yang Bukan Mahrom (3)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Buraidah r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Kehormatan isteri-isteri Mujahidin (pejuang-pejuang) terhadap orang yang tidak pergi berjuang, bagaikan haramnya ibu-ibu mereka, tiada seorang yang menjaga keluarga orang yang sedang pergi berjihad kemudian mengkhianatinya melainkan akan dihentikan pada hari qiyamat untuk diambil oleh pejuang itu sepuas hatinya dan hasanat kebaikan pengkhiyanat itu. Kemudian Nabi melihat kepada kami sambil bersabda : Bagaimana perasaanmu? (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 488.

Menemukan Jalan Pelarian Sasarai

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Sementara itu disisi lain Ace dan Joker melacak jalan pelarian rombongan Sasarai hingga akhirnya mereka pun terkejar. Terjadi sedikit gesekan antara Dios dengan Ace dan Joker.
"Kami bisa membantu kalian melakukan kontak dengan Flame Champions. Bergabunglah dengan Grassland. Kami nggak tahu apa yang sedang direncanakan Luc, hingga terkuak rencananya dan nama baik tuan Sasarai pulih lagi. Satu-satunya cara adalah bergabung dengan Grassland", jelas Ace.
"Kau bermaksud menjual tuan Sasarai kepada negara musuh, hah!?", balas Dios sambil mengacungkan pedangnya ke arah Ace.
"Kalau terus melarikan diri, kalian akan terpojok oleh Harmonia, Grassland dan Zexen", jelas Ace lebih lanjut.
"Tunggu, kita tak bisa terus lari. Dan mereka bukanlah orang asing bagi kita, kurasa kita bisa mempercayai perkataan mereka", kata Sasarai menengahi.
Mereka pun segera bergerak ke tempat netral antara Grassland dan Zexen, benteng Budehuc.
Tiba-tiba ditengah perjalanan mereka dihadang rombongan Yuber. Ace dan Joker berusaha menghadang langkah Yuber dan pasukan pengawalnya, sementara Dios mengawal Sasarai menuju benteng Budehuc. Saat pertahanan rombongan Sasarai terdesak, tiba-tiba datang bantuan dari Nash Clovis menyerang Yuber, dan Yuber pun terdesak saat yang tepat bagi rombongan Sasarai untuk melepaskan diri dari cengkraman Yuber dan pasukan pengawalnya. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 8, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Salah Langkah Dalam Berdebat

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Adalah keliru orang yang ikut berdebat dengan pengikut hawa nafsu padahal dia hanya diberikan sedikit ilmu.

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013. (Twitter : @ahmedjelin) - Twit Ulama

Friday, November 11, 2016

True Lightning Rune Berpindah Tangan

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Pinggiran hutan tak jauh dari perkemahan militer Harmonia, Geddoe mengumpulkan anak buahnya dan membagi menjadi dua tim. Ace dan Joker bertugas menemukan rombongan jenderal terguling, Sasarai, dan membawanya menuju benteng Budehuc. Geddoe dan Jacques membujuk Franz pimpinan Le Buque. Di suatu titik yang telah ditentukan Geddoe, akhirnya Franz pun menemuinya. Franz merasa tersinggung, bahwa selama ini mereka telah dibuang oleh Grassland. Geddoe berjanji kali ini ia dan Flame Champions akan menebusnya, dan Harmonia harus merasakan penderitaan dan ketertekanan saudara-saudara klan Kanaa. Saat Geddoe menunjukkan tanda True Lightning Rune, Franz pun lari dari tempat itu dengan sejuta tanya di hati.
Tak berapa lama Duke menyerang Geddoe dengan membabi-buta setelah menguping pembicaraannya bersama Franz, dan Elaine menyerang Jacques. Tetapi sebelum pertarungan kelompok 12 dengan kelompok 14 semakin rumit, tiba-tiba tentara khusus Harmonia telah mengepung mereka dari segala sisi.
"Ketua kelompok 12 dari pasukan penjaga perbatasan selatan, Geddoe. Kau ditahan atas tuduhan pemberontakan", kata Sarah.
Dan pertarungan pun tak terelakkan. Dan kelompok 14 pun tak lepas dari gempuran pasukan khusus Harmonia. Hingga titik puncaknya pertarungan antara True Earth Rune dan True Lightning Rune pun terjadi. Geddoe tertahan oleh summon True Earth Rune yang dikendalikan Sarah. Sembari melawan tentara khusus Harmonia, Duke bertanya pada Geddoe apa arti semua kejadian ini.
"Apa kalian pikir bisa kembali dengan selamat Duke? Kuberi tahu satu hal, kami bukan musuh Harmonia. Dan misi kami adalah menyelamatkan jenderal Sasarai....  Pikirkan baik-baik Duke!", kata Geddoe sambil menahan sakit hingga terlepaslah dan berpindah True Lightning Rune ke tangan Sarah. Dan Geddoe pun terkapar. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 8, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Manfaat Sedekah

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Sedekah memiliki efek yang ajaib yaitu mengangkat musibah,menghindarkan dari penyakit ‘ain dan keburukan para pendengki. Kalaulah tidak ada dalil tegtang itu selain pengalaman orang-orang terdahulu dan sekarang,maka cukuplah (menunjukkan besarnya manfaat sedekah -ed) Ibnul Qayyim

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al Bayan, website beliau http://www.alabdulltif.net (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama

Thursday, November 10, 2016

Macam Manusia

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Berkata Al-Kholil bin Ahmad,
 
الرجال أربعة رجل يدري ولا يدري أنه يدري فذاك غافل فنبهوه ورجل لا يدري ويدري أنه لا يدري فذاك جاهل فعلموه ورجل يدري ويدري أنه يدري فذاك عاقل فاتبعوه ورجل لا يدري ولا يدري أنه لا يدري فذاك مائق فاحذروه

“Orang-orang itu ada empat macam, (1) seorang yang mengetahui dan tidak mengetahui bahwasanya ia mengetahui, itulah orang yang lalai maka ingatkalah ia. (2) Dan seorang yang tidak tahu dan ia mengetahui bahwasanya ia tidak tahu, itulah orang yang jahil (bodoh) maka ajarilah ia. (3) Dan seorang yang mengetahui dan ia tahu bahwasanya ia mengetahui, itulah orang yang pandai maka ikutilah. (4) Dan seorang yang tidak tahu dan tidak tahu bahwsanya ia tidak tahu, itulah orang tolol maka jauhilah ia” (Al-Madkhol ila As-Sunan Al-Kubro 1/441 no 828)
----------
FP : Ma'had 'Umar bin Khattab Yogyakarta 
web : mahadumar.id
twitter, instagram, dan telegram : @mubk_jogja
BBM : 595F4CAC

Haram Tinggal Sendiri Dengan Perempuan Yang Bukan Mahrom (2)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Ibn’Abbas r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Jangan bersembunyi (berduaan) salah satu kamu dengan orang perempuan kecuali bersama mahrom. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 488.

Mohon Mati Bertemu dengan Orang-orang Shaleh

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di surat Yusuf (12) ayat 101 ;
"Anta, waliyyii fid-dun ya wal aakhirati, tawaffanii muslimaa wa alhiqnii bish-shaalihiin".

Artinya :
Engkaulah Pemimpin-ku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang shaleh.

Keterangan :
Do'a ini semula dibaca nabi Yusuf a.s., karena sudah diberi sebahagian kerajaan dan ilmu mentakbir mimpi, maka kesempurnaan baginya mohon kepada Allah ta'ala agar matinya tetap muslim bahkan bisa bergabung dengan orang-orang yang shaleh.
-------------------------------------
Bibliography :
Al Qur'aan dan Terjemahannya, Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur'an, Depag, Pelita II/ 1978/ 1979, halaman 364.

Kebaikan Dunia Akhirat

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2) : 200 - 202, Allah ta'ala memberi petunjuk kepada orang beriman bagaimana seharusnya berdo'a dalam firman-Nya :

فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنٰسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا۟ اللَّـهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهُۥ فِى الْءَاخِرَةِ مِنْ خَلٰقٍ
Maka apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah kepada Allah sebagaimana kamu dahulu pernah menyebut-nyebut (membanggakan) bapak kamu atau berzikir lebih banyak. Maka diantara manusia ada yang berkata, "Ya Tuhan kami berilah kami (kebaikan) di dunia ini," dan tiadalah baginya bagian di akhirat. (200).

وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Dan diatara mereka ada orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan (pula) di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka". (201).

أُو۟لٰٓئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِّمَّا كَسَبُوا۟ ۚ وَاللَّـهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Mereka itu akan memperoleh bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya. (202).

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Ibnu Abbas r.a. dikemukakan, bahwa orang-orang Jahiliyyah wuquf di musim pasar. Sebahagian dari mereka selalu membangga-banggakan nenek moyangnya yang telah membagi-bagi makanan, meringankan beban, serta membayarkan diat (denda orang lain). Dengan kata lain, saat wuquf itu, mereka menyebut-nyebut apa yang pernah dilakukan oleh nenek moyangnya. Maka turunlah ayat tersebut diatas (QS. 2 : 200) sampai asyadda dzikira, sebagai petunjuk apa yang harus dilakukan di saat wukuf. (HR. Ibnu Abi Hatim).
Menurut riwayat lain yang bersumber dari Mujahid dikemukakan bahwa orang-orang di masa itu apabila telah melakukan manasik, berdiri di sisi jumrah menyebut-nyebut jasa nenek moyang di zaman jahiliyyah. Maka turunlah ayat tersebut diatas (QS. 2 : 200) sebagai petunjuk apa yang harus dilakukan di sisi jumrah. (HR. Ibnu Jarir).
Menurut riwayat lain yang bersumber dari Ibnu Abbas, dikemukakan bahwa salah satu suku bangsa Arab sesampainya ke tempat wuquf berdo'a : "Ya Allah, semoga Allah menjadikan tahun ini tahun yang banyak hujannya, tahun makmur yang membawa kemajuan dan kebaikan. Mereka tidak menyebut-nyebut urusan akhirat sama sekali. Maka Allah ta'ala menurunkan ayat tersebut diatas sampai akhir ayat, (QS. 2 : 200) , sebagai petunjuk bagaimana seharusnya berdo'a. Setelah itu kaum Muslimin berdo'a sesuai dengan petunjuk dalam al-Qur'an (QS. 2 : 201), yang kemudian ditegaskan oleh Allah ta'ala dengan firman-Nya ayat berikutnya (QS. 2 : 202). (HR. Ibnu Abi Hatim).

Tafsir Ayat
QS. 2 : 200. "Maka apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, ...". Keseluruhan rangkaian ibadah haji dinamai manasik. "..., maka berzikirlah kepada Allah sebagaimana kamu dahulu pernah menyebut-nyebut (membanggakan) bapak kamu atau berzikir lebih banyak. ...". Sebagaimana dituturkan Ibnu Abbas r.a. dalam asbabun nuzul ayat tersebut diatas, orang-orang dizaman jahiliyyah bila selesai wukuf, banyak dari mereka beromong-omong, bercengkrama sambil membangga-banggakan ayah dan nenek moyang mereka yang dermawan, menghormati tamu dan disegani. Apabila orang telah Islam, kebanggaan bukanlah pencapaian nenek moyang, tetapi iman dan amal shalih. ".... Maka diantara manusia ada yang berkata, "Ya Tuhan kami berilah kami (kebaikan) di dunia ini," dan tiadalah baginya bagian di akhirat". Sebagaimana dituturkan Ibnu Abbas r.a. bahwa beberapa orang Arab Badui seketika selesai mengerjakan wukuf mereka berdo'a, "Ya Allah, turunkan kiranya hujan tahun ini, jadilah tahun ini tahun subur, jadikanlah tahun ini beroleh anak yang bagus". Hampir tidak ada seorang pun yang berdo'a untuk keselamatan di hari akhirat. Disinilah kita mendapat pengetahuan bahwa orang jahiliyyah naik haji, tetapi hanya semata-mata menjadi adat kebiasaan sejak dulu. Hati mereka lebih terpaut kepada dunia.
QS. 2 : 201. "Dan diatara mereka ada orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan (pula) di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka". Sebahagian dari mereka yang sama-sama menyelesaikan manasik haji ada pula yang berdo'a memohon kebaikan dunia dan akhirat. Dan kebaikan hari akhirat itu hendaklah dibangunkan dari sekarang. Kebaikan dunia berupa harta kekayaan, kedudukan yang tinggi, badan sehat hendaklah jadikan untuk amal bekal di hari akhirat. Do'a kedua inilah yang baik.
QS. 2 : 202. "Mereka itu akan memperoleh bahagian dari apa yang mereka usahakan, ...". Golongan pertama berusaha mencari kebajikan dunia saja. Golongan kedua berusaha mencari kebaikan dunia untuk beroleh kebaikan akhirat. Tiap langkah yang mereka langkahkan di dunia adalah untuk akhirat. Oleh sebab itu Allah telah memberikan janji-Nya dengan tegas, bahwa segala usaha kepada yang baik tidak akan disia-siakan Tuhan. Yang mengejar kebaikan dunia saja akan dapat juga. Dan yang mengusahakan dunia untuk akhirat akan dapat kedua kebaikan itu. Dia akan hidup di dunia dengan bahagia dan dia akan hidup di akhirat dalam kenikmatan yang disediakan Allah buat orang-orang shalih. "..., dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya". Tegasnya kemana pun haluan hidup manusia itu, baik semata-mata hanya menuju dunia atau menuju dunia dan akhirat, orang yang bertujuan hidup baik akan segera jelas kebaikannya dan orang yang pura-pura akan segera pula kelihatan kepura-puraannya.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 66 - 67.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 2, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan September 1987, halaman 142 - 144.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 56 - 57.

Diantara Sebab Munculnya Iman

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Rabb kita yang Maha Suci tidak menciptakan keburukan semata, keburukan bukan darinya.
Ibnu Taymiyyah mengatakan, “Di antara sebab munculnya iman adalah munculnya penentang dari kalangan orang yang berdusta” (al-Jawab ash-Shahiih)

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al Imam, website beliau http://www.alabdulltif.net (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama

Wednesday, November 9, 2016

Jika Nafsu Memaksa Maksiat

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jika nafsu memerintahkan maksiat, ingatkan diri kita bahwa Allah melihat dan mendengar kita. Ancamannya adalah jahanam.

Syaikh Prof. Dr Sulaiman ar Ruhaili, Dosen Universitas Islam Madinah. (Twitter : @solyman24) - Twit Ulama

Tuesday, November 8, 2016

Haram Tinggal Sendiri Dengan Perempuan Yang Bukan Mahrom (1)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Uqbah bin Amir r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Awaslah kamu masuk kepada orang-orang perempuan. Seorang sahabat Anshor bertanya : Bagaimana kalau ipar (Alhamwu)? Jawab Nabi : Alhamwu berarti mati. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 487-488.

Monday, November 7, 2016

Berkonotasi Baik

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Perhatikanlah sebuah nasehat indah;
قال عمر بن عبد العزيز لابنه: "يا بني، إذا سمعت كلمة من امرئ مسلم فلا تحملها على شيء من الشر ما وجدت لها محملا من الخير

( أبو يحيى الحويني , Twitter : @HaithamAlheweny)

Anakku, jika kamu dengar ucapan seorang muslim, jangan bawa ke konotasi buruk selama bisa dikonotasikan baik -Umar

Jika Berat Berbuat Taat

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Jika kita berat berbuat taat, ingatlah bahwa surga yang nikmatnya tak pernah terbayang manusia disediakan bagi mereka yang taat.

Syaikh Prof. Dr Sulaiman ar Ruhaili, Dosen Universitas Islam Madinah  (Twitter : @solyman24) - Twit Ulama

Sunday, November 6, 2016

Haram Melihat Wanita yang Bukan Mahram (5)

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Abu Sa’id r.a. berkata : Rasulullah bersabda : Tidak dibolehkan seorang lelaki melihat aurat (kemaluan) orang laki-laki begitu juga orang perempuan tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh seorang laki-laki berkemul dengan orang laki-laki, dalam satu kemul baju, begitu juga orang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam satu baju. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 486.

Di Manakah Kita?

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Mari kita simak satu kisah di antara berpuluh ribu kemuliaan para salafush-shalih.
Adalah Al Imam Abul Faraj ibn Al-Jauzy رحمه الله, rautan pena yang digunakannya untuk menulis dapat menyalakan perapian sebuah rumah selama berbulan-bulan. Jika jumlah halaman seluruh karya tulisannya yang sekira 2000 judul dibagi dengan umurnya sejak baligh, maka dihasilkan bilangan 40 halaman per hari.
Melalui dakwahnya, lebih dari 30.000 Yahudi dan Nasrani masuk Islam. Melalui mau'izhahnya, lebih dari 100.000 orang bertaubat dari dosa-dosa. Tapi adalah beliau berwasiat kepada para muridnya sambil menangis terisak-isak.
"Jika kalian telah masuk ke dalam surga Allah", ujarnya di sela sesenggukan, "Sedang kalian tak mendapatiku ada di sana.. Maka tanyakanlah oleh kalian tentang diriku. Lalu katakanlah, 'Ya Rabbi, sungguh hambaMu si fulan pernah mengingatkan kami tentang Engkau.. Maka angkatlah dia, sertakan bersama kami dengan rahmatMu." Dan beliau semakin tersedu.
Yaa Rabbanaa.. Aina nahnu min akhlaqis salaf.. Di manakah kedudukan kami dibanding segala kebajikan yang mereka tebar dengan ilmu dan 'amalnya; lalu di mana pula kami dibanding akhlaq dan ketawadhu'an mereka. (Salim A. Fillah)

Semoga Allah Meneguhkan Kita

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Semoga Allah menghidupkan dan meneguhkan kita di atas sunah, dan mengumpulkan kita bersama Nabi-Nya yang mulia.

Syaikh Dr Sulaiman ar Ruhaili, Dosen Universitas Islam Madinah (Twitter : @solyman24) - Twit Ulama

Saturday, November 5, 2016

Bimbang

Di posting Oleh Fukuyama Masandhy


Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Malam hari saat Hugo mempersiapkan Fubar, tiba-tiba Chris Lightfellow menemuinya dan hendak bicara.
"Kau kenal orang bernama Jimba?", tanya Chris Lightfellow.
"Kenapa kau bisa tahu Jimba?", Hugo balik bertanya.
"Sebenarnya Jimba adalah ....", jawab Chris Lightfellow dan kelu menyergap diujung kalimat.
Mereka pun saling terdiam dalam gelap malam. Dan baru terpecah suasana tatkala Lucia memanggil Hugo.
"Tidak ..... ma'af, bukan apa-apa kok", kata Chris Lightfellow ngeloyor pergi.

Ketika Hugo menemui ibunya yang tengah berbincang dengan Dupa. Dupa memperingatkan Hugo untuk berhati-hati dengan orang-orang kepala besi.

"Ibu, kemana Jimba pergi?", tanya Hugo.
"Jimba?, Sejak saat itu aku tak pernah melihatnya" jawab ibunya.
"Jimba juga salah satu pemilik lima elemen true rune khan? Aku mendengarnya dari Geddoe", tanya Hugo.
"Kau bertemu dengan Geddoe?",tanya Lucia.
"Iya, dia memberitahuku banyak hal, soal rune, para pembawa api dan Jimba", jawab Hugo.
"Dengar Hugo, kekuatan true rune sangat besar, karena itu pikirkanlah baik-baik apa yang Geddoe katakan padamu. Aku yakin Jimba pasti juga melakukan hal yang sama di tempat yang tak diketahui siapapun", nasehat Lucia. (sumber : Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 8, karya Aki Shimizu; Kadokawa Corporation; Tokyo Japan 2002).

Liburan Seru Dalam Negeri : Berkunjung ke Tempat Wisata di Bandung

Salah satu destinasi wisata bagi orang Jabodetabek khususnya, mungkin Bandung. Di sini, Anda dapat merasakan udara segar yang sejuk sehingga cocok untuk refreshing dari daerah perkotaan Anda yang udaranya sudah banyak terkontaminasi polusi. Nah, untuk referensi, berikut ini adalah beberapa tempat wisata di Bandung yang bisa Anda coba.

Kawah Putih
Kawah Putih mungkin merupakan andalan obyek wisata alam Bandung karena tingkat popularitasnya sudah cukup tinggi di kalangan wisatawan. Di Kawah Putih, Anda benar-benar akan menjumpai sebuah kawah yang bewarna putih. Kawah tersebut merupakan sebuah kawah vulkanik dari hasil aktivitas gunung yang memiliki tanah bewarna putih. Warna putih dari tanah tersebut ternyata berasal dari kandungan belerang pada tanah yang cukup tinggi. Selain tanahnya yang bewarna putih, hal menarik lain dari obyek wisata ini adalah air kawah yang dapat berubah warna. Udara yang sejuk di sini pun akan menemani Anda melihat-lihat fenomena alam yang tak setiap hari Anda lihat ini.

Gunung Tangkuban Perahu
Untuk wisata gunung, Bandung punya Tangkuban Perahu. Jika Anda mengetahuinya, gunung ini punya legenda di balik keindahan alamnya, yakni tentang seorang pemuda bernama Sangkuriang yang konon katanya menendang sebuah perahu hingga terbalik, sehingga terbentuklah Gunung Tangkuban Perahu. Gunung berapi yang terletak di Lembang, tepatnya sekitar 20 kilometer dari pusat kota Bandung ini juga memiliki sebuah kawah kecil yang dikelilingi oleh bagian gunung. Anda dapat merasakan dinginnya udara di sini sambil melihat-lihat pemandangan indah gunung berapi ini di Bandung.

Observatorium Bosscha
Bagi Anda yang tertarik dengan astronomi atau hal-hal lainnya yang berada di langit, mungkin Anda akan cocok untuk mengunjungi tempat wisata di Bandung berikut ini. Bosscha merupakan sebuah observatorium untuk mengamati bintang yang dapat Anda kunjungi. Bagi Anda yang lahir di tahun 1990-an, mungkin Anda pernah menonton film anak berjudul “Petualangan Sherina”. Nah, Bosscha ini adalah salah satu latar pengambilan gambar pada film sehingga Anda mungkin familiar dengan tempatnya. Jika Anda hendak mengunjungi Bosscha, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer dari pusat kota Bandung. Selain itu, Anda juga harus mendaftar untuk datang ke sana karena Bosscha bukan merupakan tempat wisata yang dapat bebas dikunjungi kapan saja.

Saung Angklung Udjo
Budaya Sunda yang sangat kental di Bandung memang menarik untuk dipelajari. Salah satu tempat untuk mendapatkan pengetahuan budaya Sunda adalah di Saung Angklung Udjo. Anda dapat mempelajari salah satu seni musik khas Sunda, Angklung, yang menjadi andalan di tempat ini. Di sini, Anda dapat melihat proses pembuatan angklung hingga mencobanya sendiri dan belajar mengalunkan nada menggunakan angklung. Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional Sunda seperti tari topeng, helaran, wayang golek, hingga sebuah pertunjukan menarik seperti orkestra angklung. Berbagai pertunjukan seni ini dapat Anda nikmati tiap sorenya di sini.

Kebun Strawberry Ciwidey
Terletak tak jauh dari Kawah Putih, kebun strawberry ini berada di kawasan Ciwidey juga. Di sini, Anda dapat menikmati pemandangan hamparan kebun strawberry beserta udaranya yang sangat sejuk karena berada di dataran tinggi. Selain itu, Anda juga bisa merasakan pengalaman layaknya seorang petani buah dengan memetik buah strawberry! Anda akan dibebaskan untuk memetik buah strawberry sebanyak yang Anda mau, yang kemudian akan ditimbang dan Anda harus membayar sesuai berat strawberry yang Anda petik tadi. Karena pembusukan lebih cepat terjadi jika strawberry terkena air, maka sebaiknya datanglah ke sini pada saat musim kemarau, di mana buah strawberry-nya akan lebih bagus kualitasnya dibanding saat musim hujan.

Itulah dia daftar tempat wisata di Bandung yang sudah terkenal dan patut Anda coba untuk kunjungi. Jangan lupa juga untuk hunting hidangan unik di Bandung, ya!