Tuesday, April 23, 2013

Rumah Adat Batak Karo

Di posting Oleh traveling-indo




Indonesia adalah sebuah negara yang kaya akan budaya adat istiadat,salah satunya adalah budaya adat Karo.Suku Karo terletak di Kabanjahe,Kabupaten Karo,salah satu Kabupaten di Sumatera utara,Indonesia.Kabupaten ini berlokasi di dataran tinggi Karo, Bukit Barisan Sumatera Utara. Terletak sejauh 77 km dari Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara. Wilayah Kabupaten Karo terletak di dataran tinggi dengan ketinggian antara 600 sampai 1.400 meter di atas permukaan laut. Karena berada diketinggian tersebut, Tanah Karo Simalem, nama lain dari kabupaten ini mempunyai iklim yang sejuk dengan suhu berkisar antara 16 sampai 17° C.



                                 Rumah Adat Batak Karo

Rumah adat Karo merupakan salah satu aset kebudayaan bangsa ini yang sebetulnya sangat berharga.Namun, sayang semakin hari semakin banyak masyarakat daerah yang memilih meninggalkan rumah adat dan beralih pada rumah biasa. Hanya sebagian daerah, keluarga  yang masih bertahan di rumah adat.Dan itupun dikarenakan mereka belum mampu untuk membangun rumah biasa/pribadi.

 Rumah adat ini dikenal juga sebagai rumah adat Siwaluh Jabu. Siwaluh Jabu memiliki pengertian sebuah rumah yang didiami delapan keluarga. Masing-masing keluarga memiliki peran tersendiri di dalam rumah tersebut.
1.       JABU BENA KAYU Merupakan tempat bagi keluarga simanteki Kuta/ Bangsa Taneh (keluarga yang pertama mendirikan Kuta). Jabu Bena Kayu juga disebut Jabu Raja, posisinya sebagai pimpinan seluruh anggota Jabu dalam sebuah Rumah Adat, berperan sebagai pengambil keputusan dan penanggung jawab (baik internal maupun eksternal) untuk segala permasalahan dan pelaksanaan adat menyangkut kepentingan rumah dan seisi penghuni rumah.  
  2.       JABU UJUNG  KAYU Merupakan tempat bagi Anak Beru (pihak perempuan/saudari) dari Jabu Bena Kayu. Jabu ujung  Kayu berperan untuk membantu Jabu Bena Kayu dalam menjaga keharmonisan seisi rumah dan mewakili Jabu Bena Kayu dalam menyampaikan perkataan atau nasehat-nasehatnya kepada setiap penghuni rumah. Dengan kata lain Jabu ujung  Kayu adalah pembantu utama dari Jabu Bena Kayu baik di dalam urusan dalam rumah maupun di dalam lingkup adat.   
3.      JABU LEPAR BENA  KAYU Merupakan tempat bagi pihak saudara dari Jabu Bena Kayu. Jabu Lepar Bena  Kayu disebut juga Jabu Sungkun-Sungkun Berita (Tempat bertanya Kabar/berita). Penghuni Jabu ini masih termasuk golongan bangsa taneh. Jabu Lepar Bena  Kayu berperan untuk mengawasi keadaan rumah dan keadaan Kuta (kampung) kemudian memberi  kabar kepada Jabu Bena Kayu. Jika ada permasalahan di dalam rumah atau di Kuta seperti terjadi pencurian atau akan terjadi perang,  maka Jabu Lepar Bena  Kayu harus menyelidikinya terlebih dahulu kemudian mengabarkannya kepada Jabu Bena Kayu. 
   4.      JABU LEPAR UJUNG KAYU Merupakan tempat bagi pihak Kalimbubu (Pihak dari Klan ibu) dari Jabu Bena Kayu. Penghuni Jabu ini sangat dihormati dan disegani karena kedudukannya sebagai Kalimbubu. Kalimbubu dalam masyarakat karo merupakan derajat tertinggi dalam struktur adat. Jabu Lepar Ujung Kayu disebut juga sebagai Jabu Simangan Minem (pihak yang makan dan minum). Jika Jabu Bena Kayu mengadakan pesta adat maka Jabu Lepar Ujung Kayu akan menduduki posisi yang terhormat, dia tidak ikut bekerja hanya hadir untuk makan dan minum.   
 5.       JABU SEDAPUREN BENA  KAYU Merupakan tempat bagi anak beru menteri dari Jabu Bena Kayu. Jabu Sedapuren Bena  Kayu juga disebut Jabu Peninggel-ninggel (Pihak yang mendengarkan).  Perannya adalah untuk mendengarkan segala pembicaraan di dalam suatu Runggu (musyawarah) para anggota Rumah Adat. Selain sebagai pihak pendengar, Jabu Sedapuren Bena  Kayu juga berperan sebagai saksi untuk berbagai kepentingan setiap anggota Rumah Adat, baik di lingkup rumah maupun di lingkup Kuta.

6.       JABU SEDAPUREN UJUNG  KAYU Merupakan tempat anak atau saudara dari dari penghuni Jabu Bena Kayu. Jabu ini disebut juga sebagai Jabu Arinteneng (yang memberi ketenangan). Posisinya diharapkan dapat menjadi penengah setiap permasalahan, memberikan ketenangan dan ketentraman bagi seluruh Jabu di Rumah Adat. Jabu arinteneng sering juga ditempati oleh Penggual atau Penarune (pemain musik tradisional, yang terkadang menghibur seisi rumah dengan alunan musiknya yang menentramkan..
 
 7.       JABU SEDAPUREN LEPAR BENA  KAYU Merupakan tempat bagi anak atau saudara penghuni Jabu Ujung Kayu. Jabu Sedapuren Lepar Bena  Kayu juga disebut Jabu Singkapuri Belo (penyuguh sirih). Jabu Sedapuren Lepar Bena  Kayu berperan dalam membantu Jabu Bena Kayu dalam menerima dan menjamu tamunya. Jabu Singkapuri Belo secara umum berperan sebagai penerima tamu keluarga di dalam sebuah Rumah Adat dan bertugas menyuguhkan sirih bagi setiap tamu keluarga yang menghuni Rumah Adat. 

   8.       JABU SEDAPUREN LEPAR UJUNG  KAYU Merupakan kedudukan bagi Guru (dukun/ tabib). Jabu Sedapuren Lepar Ujung  Kayu juga disebut  Jabu Bicara guru (yang mampu mengobati). Jabu Sedapuren Lepar Ujung  Kayu berperan sebagai penasehat spiritual bagi penghuni Jabu Bena Kayu, mengumpulkan ramuan-ramuan dari alam untuk pembuatan obat-obatan bagi seisi rumah, menilik hari baik dan buruk, menyiapkan pagar (tolak bala) bagi seisi rumah, selain itu dia juga berperan dalam pelaksanaan upacara terhadap leluhur (kiniteken pemena) dan upacara-upacara  yang menyangkut dengan kepercayaan pada masyarakat karo jaman dahulu.  Jadi Jabu Sedapuren Lepar Ujung  Kayu atau Jabu Bicara Guru berperan dalam hal pengobatan dan hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat Karo pada jaman dahulu. 
Rumah Adat Karo sangat terkenal akan keindahan seni arsitekturnya yang khas, gagah dan kokoh dihiasi dengan ornamen-ornamennya yang kaya akan nilai-nilai filosofis. Bentuk, fungsi dan makna Rumah Adat Karo menggambarkan hubungan yang erat antara masyrakat Karo dengan sesamanya dan antara manusia dengan alam lingkungannya.  Pemilihan bahan untuk membangun Rumah Adat Karo serta proses pembangunannya yang tanpa menggunakan paku besi atau pengikat kawat, melainkan menggunakan pasak dan tali ijuk semakin menambah keunikan Rumah Adat Karo. Rumah adat Karo ini berbeda dengan rumah adat suku lainnya dan kekhasan itulah yang mencirikan rumah adat Karo. Bentuknya sangat megah diberi tanduk. Proses pendirian sampai kehidupan dalam rumah adat itu diatur oleh adat Karo, dan karena itulah disebut rumah adat. Selain itu, keunikan rumah ini ialah tidak adanya sekat yang membatasi setiap ruangan. Akan tetapi, pembagian tersebut menggunakan garis-garis adat yang sangat kuat, meskipun tidak terlihat. Setiap ruangan sudah memiliki nama dan siapa saja yang harus menempati ruangan tersebut.

Friday, April 19, 2013

Tentang Sumatera Utara

Di posting Oleh traveling-indo


Sumatera Utara 

 Sumatera Utara  adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera,Indonesia dan beribu kota di Medan.

                                                            Istana Maimun

Terdapat berbagai suku bangsa di Propinsi ini,antara lain:
 1. Suku batak,sekitar 41,95%
 2. Suku Jawa,sekitar 32,62 %
 3. Suku Nias,sekitar 6,36%
 4. Suku Melayu,sekitar 4,92%
 5. Suku Cina/Tionghoa,sekitar 3,07%
 6. Suku Minangkabau,sekitar 2,66%
 7. Suku Banjar,sekitar 0,97%
 8. Suku India,Sekitar 0,50%
 9. Dan lain-lain

Bahasa yang di pakai dalam sehari-hari
1.Indonesia
2. Karo
3. Batak
4. Simalungen
5. Pakpak
6. Melayu
7.Jawa
8. Minangkabau
9. Nias
10.Mandailing
11.India

Agama yang dianut oleh masyarakat di Sumatera Utara
1. Islam
2. Kristen Protestan
3. Kristen Katolik
4.Buddha
5.Hindu



                                                          Peta Sumatera Utara

Bagi setiap orang yang berkunjung ke Medan Sumatera Utara,pasti merasa nyaman dan betah,karena selain banyak terdapat tempat wisata alam,wisata budaya dan wisata kuliner,masyarakat yang tinggal di Sumatera Utara juga di kenal karena ramah dan bersopan santun.


Tuesday, April 16, 2013

Perlengkapan Wajib Berwisata

Di posting Oleh traveling-indo


Mempunyai kesempatan untuk mengunjungi  tempat-tempat wisata selama masa liburan, pastilah merupakan salah satu peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bertemu dengan suasana baru dan mendapatkan pengalaman yang berharga dengan menjelajahi tempat-tempat wisata yang belum pernah kita kunjungi tentu menjadi nilai tersendiri dalam hidup kita.
Namun sebaiknya sebelum melakukan perjalanan berwisata, kita perlu mempersiapkan beberapa perlengkapan penting untuk menunjang perjalanan yang menyita waktu tersebut supaya tidak mengganggu perjalanan wisata kita.
Apa saja yang harus  kita  persiapkan sebelum menikmati indahnya perjalanan wisata kita? Berikut ini adalah beberapa perlengkapan yang wajib kita bawa selama bepergian:



1.  Pakaian Seperlunya dan Obat Pribadi
Selama berlibur pasti tidak akan nyaman dengan pakaian yang sudah berkeringat. Beberapa orang melalaikan hal ini, padahal pakaian dalam sangat penting. Setiap hari harus ganti, menyesuaikan dengan jadwal mandi.Pilihlah membawa pakaian yang ringan tetapi nyaman untuk di pakai.Dan juga karena kita berada di wilayah yang baru akan perlu adaptasi,jadi bawalah obat pribadi seperlunya dan simpan di wadah yang aman.
2.Bawalah Seluruh Gadget 
Bawalah seluruh gadget yang kita miliki, mulai dari handphone, laptop,kamera, smartphone. Namun, jangan sampai melupakan charger, karena tanpa alat tersebut, kita justru akan merasa terganggu ketika gadget kita kehabisan baterai.
Setiap gadget akan sangat berguna ketika kita menjalani liburan dimanapun dan kapanpun.

3.Tas Ukuran Besar dan Kecil
Selain menggunakan tas yang besar untuk tempat menyimpan keperluan kita saat berwisata,sebaiknya bawalah tas kecil juga.Karena tas kecil ini selain berguna untuk menunjang penampilan, tentunya berguna untuk menyimpan barang-barang  yang bersifat praktis seperti dompet,handphone, kamera, music player, GPS, dan perangkat lainnya. Dengan menyimpan barang-barang praktis di tas kecil ini, Kita tak perlu membongkar seluruh bawaan dan mengurangi resiko tercecernya barang selama perjalanan.

4. Selalu Lebihkan Budget
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama berlibur ataupun berwisata pastikan kita telah membawa uang lebih. Karena selama berlibur mungkin saja tiba-tiba kita ingin membeli sesuatu untuk oleh-oleh.
Dengan melebihkan budget libur setidaknya kita telah menyiapkan payung sebelum hujan.


 

Wednesday, April 10, 2013

12 Air Terjun Tertinggi di Indonesia

Di posting Oleh traveling-indo


12. Air terjun Grojogan Sewu (81 meter)

Air terjun Grojogan Sewu terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu,sekitar 27 km sebelah timur kota Karanganyar .
Air terjun ini merupakan salah satu dari program wisata yang disebut "INTANPARI" (Industri Pertanian dan Pariwisata), air terjun ini memiliki ketinggian 81 meter diukur dari bawah ke atas.



 
Grojogan Sewu berarti air terjun seribu. Meskipun pada kenyataanya air terjun ini tidak berjumlah seribu.Tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati oleh setiap pengunjung di sini. Air terjun tertinggi yang ada tingginya sekitar 81 meter. Ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi tetapi pancurannya meluas dan membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan, sekeliling tebing akan dihujani air terjun, tetapi saat musim panas, banyak air terjun yang kering.

Hutan Wisata Grojogan Sewu memiliki luas 20 Ha. Kawasan hutan ini banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera jinak. Beberapa fasilitas yang tersedia di hutan wisata ini adalah taman binatang hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan cinderamata dan mushola.


11. Air terjun Curug Cimahi (85 meter)

Air terjun Curug Cimahi terletak di Kecamatan Cisarua,Kabupaten Bandung Barat, sekitar 10 kilometer dari Cimahi, atau sekitar satu jam dari Bandung. Bagi warga sekitar ataupun pengunjung dari luar Kota yang ingin mencari hiburan alam dan menjauh dari hingar bingar kota metropolitan, air terjun ini merupakan tujuan wisata yang pas untuk mereka.






Airnya yang jernih, serta alam yang sangat indah membuat banyak hal yang dapat pengunjung lakukan saat berkunjung ke Curug Cimahi. Menikmati kesejukan dan keindahan alam sambil mandi, berendam, atau bermain-main air dapat menyegarkan kembali tubuh kita yang sudah lelah karena kegiatan sehari-hari.
Untuk bisa melihat pesona indahnya Curug Cimahi, pengunjung harus berjuang dulu menuruni anak tangga sejumlah 687 buah dari pintu gerbang. Adapun tiket masuknya seharga Rp 10.000,-. 
Curug Cimahi mudah untuk dijangaku baik dari pusat keramaian Cimahi atau Bandung. Menuju Curug Cimahi, kita bisa menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Bila menggunakan kendaraan pribadi perjalanan dimulai dari pusat Kota Bandung. Rute yang dilewati melalui jalur Bandung-Cihideungi Cisarua dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.Namun, bila menggunakan kendaraan umum perjalanan dapat dimulai dari Terminal Pasar Atas Cimahi atau Terminal Lembang. Jika memulai perjalanan dari Terminal Pasar Atas Cimahi, wisatawan dapat menggunakan jasa bus jurusan Cimahi—Cisarua untuk sampai ke lokasi. Akan tetapi, bila melalui terminal Lembang, bus yang dinaiki ialah jurusan Lembang—Cisarua, kemudian turun di depan gerbang objek wisata Curug Cimahi. Jika dari Bandung kota, anda ke terminal Ledeng di dekat pondok pesantren Daarut Tauhid dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dari terminal Ledeng, carilah angkot ke terminal Lembang.
Fasilitas yang terdapat di area wisata Curug Cimahi antara lain mushola, area parkir, shelter, pusat informasi, dan peta lokasi objek wisata. Di sekitar Curug Cimahi anda dapat menemukan dengan mudah pedagang yang menjual berbagai macam makanan,minuman bahkan cinderamata.



10. Air terjun Curug Cipendok (92 meter)


Terletak di Desa Karang Tengah, kabupaten Cilingok, sekitar 25 km dari Purwokerto. Dengan ketinggian 92 meter dan mempunyai daya terik tersendiri, dikelilingi dengan hutan alam yang indah.Kesunyian masih sangat terasa dan lingkungan Curug Cipendok masih betul- betul alami sebab belum banyak pengunjung yang datang menikmati keindahan alamnya. Hawa di sekitarnya sejuk dan sepanjang jalan menuju ke sana terdapat area perkebunan.




Untuk sampai ke lokasi Curug Cipendok, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum (Koperades). Angkutan umum ini mempunyai trayek jalur  Ajibarang - Losari - Kalisari - Karang Tengah- Lebaksiu - Curug Cipendok. Pada hari biasa Koperades ini biasanya hanya melayani rute Ajibarang - Losari - Lebaksiu (KarangTengah), namun bisa disewa  untuk membawa pengunjung yang ingin menuju Curug Cipendok. Biasanya untuk para pengunjung yang ingin menyewa Koperades, bisa mencari di pertigaan Losari  atau desa karanglo.
Antara Curug Cipendok dengan tempat parkir mobil masih tersisa sekitar 500 meter. Namun setelah berjalan sekitar 15-20 menit, sebelum sampai Curug Cipendok pengunjung akan menikmati hutan alam yang masih sangat alami. Dan akan terdengar suara gemuruh seperti hujan lebat. Itulah suara air terjun yang turun dari ketinggian 92 meter tersebut. Udara dingin ditambah dengan titik-titik air membuat suasana damai dan fresh. Jika sudah agak siang, sinar matahari yang bersinar membuat pelangi tipis hasil pantulan titik-titik air yang turun.
Fasilitas yang tersedia di temapat wisata Curug Cipendok adalah tempat parkir, tempat istirahat, arena bermain anak-anak seperti ayunan dan kamar mandi. Dilokasi curug ini terdapat menara pandang yang dapat melihat pemandangan kota Purwokerto apabila cuaca sedang cerah. Juga sepanjang jalan menuju lokasi, banyak warung yang menjajakan  salah satu makanan khas Purwokerto yaitu mendoan(terbuat dari tahu atau tempe yang di goreng), susu murni dan makanan ringan lainnya.

9. Air Terjun Curup Tenang (99 meter)

Air terjun Curup Tenang adalah air terjun tertinggi di Propinsi Sumatera Selatan, yang terletak didekat desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung,Kabupaten Muara Enim.




Air terjun setinggi 99 meter ini bersumber dari mata air yang tak pernah kering di celah bukit barisan dan ke bawah membentuk sebuah sungai kecil yang deras dan berbatu-batu.

Berjarak sekitar 56 km di selatan Muara Enim atau 210 km dari kota Palembang.  Dapat di jangkau oleh semua jenis kendaraan dengan kondisi jalan sudah beraspal baik.
Untuk mencapai air terjun ini,pengunjung harus terlebih dahulu melalui jalan setapak sepanjang 600 meter yang dibangun di tepi sungai dan sebuah jembatan yang melintasi sungai kecil yang deras.
Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap,sehingga para pengunjung tidak perlu membawa bekal makanan yang cukup berat. Fasilitas yang tersedia antara lain lapangan parkir, restoran, dan warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.  Juga terdapat sebuah tempat pemandian alam dan tempat memancing, lengkap dengan fasilitasnya.



8. Air terjun Moramo (100 meter)


Air terjun Moramo terletak  di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo,Kabupaten Konawe Selatan,Propinsi Sulawesi Tenggara. 





























Air terjun Moramo di Sulawesi Tenggara ini merupakan destinasi  wisata yang sangat indah dan di kelilingi oleh hutan alami yang menjadi tempat habitat asli Sulawesi Tenggara. Air terjunnya bertingkat hingga ketinggian 100 meter dan memiliki 7 tingkatan yang besar serta puluhan tingkatan yang kecil. Masyarakat percaya, bidadari pun mandi di air terjun ini.Bahkan banyak pengunjung mengatakan Air Terjun Moramo lain dari pada air terjun yang lain.





Batu-batu marmer yang besar di sekitar air terjun ini akan menjadi pemandangan yang tidak terlupakan. Jangan hanya memandanginya saja,pengunjung juga bisa menjelajahi setiap tingkatan di air terjun ini. Tidak perlu takut, sebab daerah bebatuan di sekitar air terjun tidak licin.


Untuk mencapai lokasi air terjun ini cukup mudah. Dengan menggunakan mobil pribadi atau sewaan, dari Kota Kendari, ibukota Sulawesi Tenggara ke Desa Sumberasih membutuhkan waktu 2,5 jam dengan jarak tempuh sejauh 65 kilometer. Sampai di pintu masuk suaka alam Tanjung Peropa ini, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer selama 30 menit. Di sepanjang jalan pengunjung akan melewati sebuah anak tangga dan jembatan kayu yang cukup tua.




7. Air terjun Curug Citambur (100 meter)

Air terjun Citambur, sebuah air terjun yang tingginya sekitar 100 meter di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pagelaran,Kabupaten Cianjur , Jawa Barat. 


Dinamakan Curug Citambur karena bunyi atau suara air terjun tersebut bila di dengarkan dari jauh terdengar seperti tambur atau gendang.Dikelilingi oleh hutan alami dengan pemandangan yang sangat indah menjadikan air terjun ini merupakan objek wisata yang eksotis.Perjalanan menuju curug citambur harus melewati kebun teh yang hijau membentang luas.



Menuju ke lokasi air terjun Curug Citambur ini, dari Bandung pengunjung ambil arah ke selatan menuju Kecamatan Ciwidey. Setelah sampai di perkebunan teh Rancabali, pengunjung akan menemukan sebuah pertigaan. Ambil arah ke kanan keperkebunan teh Sinumbra. Dari perkebunan teh Sinumbra melewati Desa Cipelah hingga menuju ke Desa Karang Jaya. Pintu masuk menuju lokasi air terjun terletak tepat di depan kantor Desa Karang Jaya. Dari tempat parkir kendaraan, pengunjung harus berjalan kaki sepanjang puluhan meter  menuju lokasi Curug Citambur ini.


6. Air Terjun Sedudo (105 meter)


Air Terjun Sedudo terletak di Ngliman, Kecamatan Sawahan,Kabupaten Nganjuk,Jawa Timur. Selain sebagai objek wisata, air terjun ini sering dijadikan tempat pelaksanaan Upacara Tradisional oleh masyarakat dan Pemerintah setempat. Hal ini semakin menambah daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.







Air terjun Sedudo  ini tidak hanya menebarkan keelokan dalam balutan kesejukan udara yang bersih dan segar, tetapi juga mitos yang menyatu dalam keyakinan masyarakat. Konon, siapa pun yang mandi di kolam atau di bawah air terjun bisa mendapatkan berkah keselamatan, awet muda, disembuhkan dari sakit yang dideritanya, dan cepat naik pangkat.

Setiap bulan Sura, dalam tradisi Jawa, ribuan warga berdatangan  untuk mandi, baik di kolam maupun di bawah air terjun Sedudo. Bahkan, sejumlah elite politik dan pejabat di tingkat pusat dan daerah pun percaya dan rela mandi tengah malam dengan beragam niat dan keinginan masing-masing.

Dengan potensinya sebagai obyek wisata air dan wisata ritual yang sudah berlangsung turun-temurun, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menempatkan air terjun Sedudo sebagai ikon dan primadona di wilayah itu. Air terjun Sedudo menjadi obyek wisata andalan daerah.

”Tradisi dan upacara mandi bersama atau siraman Sedudo yang berlangsung turun-temurun sejak zaman Majapahit menjadi agenda utama. Tradisi ini dikenal sebagai upacara Prana Prasthista dan menjadi agenda utama daya tarik wisata Sedudo ini.
Pengunjung yang hendak bertandang ke lokasi wisata air terjun Sedudo bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari ibu kota Nganjuk, tepatnya dari Pendapa Kabupaten Nganjuk, jarak tempuh menuju lokasi air terjun sekitar 30 kilometer arah selatan.

Fasilitas yang dimiliki di tempat wisata ini  cukup lengkap seperti ruang ganti, kolam tempat berendam atau berenang, toilet, tempat istirahat dan berbagai rumah makan serta toko cinderamata.  Bagi yang membutuhkan penginapan juga tersedia hotel yang berada di sekitar kawasan ini. 


5. Air terjun Jarakan (115 meter)

Air Terjun Jarakan terletak di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Air Terjun Jarakan ini sebagai bagian dari kawasan objek wisata air terjun yang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Magetan.




Lokasi Air terjun Jarakan juga berdekatan dengan Air terjun Watu Ondo ,jadi pengunjung dapat menikmati keindahan dua air terjun sekaligus.

Keindahan panorama alam pegunungan serta udaranya yang segar dan ditambah dengan deretan pohon pinus yang terbentang membuat para pengunjung pasti betah untuk berlama-lama menikmati  sekaligus melepas lelah dengan mandi di lokasi wisata air terjun Jarakan ini.


4. Air terjun Sipiso piso (120 meter)

Air terjun Sipisopiso adalah air terjun terjun yang terletak di dataran tinggi Sumatra Utara. Dengan ketinggian 120 meter, sekitar 25 km dari kota Kabanjahe.letaknya tidak jauh dari permukiman masyarakat Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara


Sipiso-piso berasal dari piso yang artinya pisau. Derasnya air yang berjatuhan dari bukit berketinggian seratus dua puluh meter ini merupakan layaknya berbilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat  masyarakat setempat menyebutnya piso.
Untuk menjelajahi keelokan alam Sipiso-piso dari dekat, Anda harus menyusuri punggung bukit melalui ratusan anak tangga kecil yang telah disediakan untuk turun dan mendekati air terjun tersebut. Jajaran anak tangga yang telah dipersiapkan itu merupakan jalan utama yang aman untuk bisa sampai kedasar  atau jatuhnya air terjun tersebut.
Air terjun Sipiso-piso terletak di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Indonesia. Kecamatan ini berada sekitar 24 km dari Kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo.Atau 35 km dari Kota Berastagi.Para pengunjung yang berencana untuk menginap,dapat mencari penginapan di Berastagi,Kabanjahe ataupun di Desa Tongging.Bahkan berbagai cendra mata banyak di jual di tempat wisata ini.


3. Air terjun Payakumbuh di Ngarai Harau (150 meter)


Terletak di Ngarai Harau Sumatera Barat, 35 km dari Bukittinggi. Di sela-sela perbukitan dan lembah harau terdapat sebuah jurang yang dalam dan sebuah air terjun yang sangat indah, bahkan kadang dipenuhi oleh sekumpulan kupu-kupu beterbangan, sehingga membuat air terjun ini merupakan kombinasi alam dengan pemandangan yang sangat indah.




Setiap pengunjung yang datang akan terkagum-kagum terhadap  alam ciptaan Tuhan  ketika memasuki Lembah Harau, berada di kawasan ini serasa kita sedang berada di sebuah benteng alam raksasa yang dikelilingi dinding tinggi menjulang, di pinggirannya mengalir sungai-sungai jernih yang airnya bersumber dari air terjun yang jatuh dari pinggiran tebing.
 Konon dulu ada cerita rakyat bahwa kawasan Lembah Harau dulunya adalah lautan dan tebing-tebing tinggi tersebut adalah daratannya yang terdapat istana di atasnya. Pada waktu itu ada seorang putri raja yang memutuskan untuk terjun ke laut karena cintanya pada seorang pria tidak direstui oleh sang ayah. Raja pun mencari putrinya namun tidak juga ditemukan, akhirnya raja memutuskan untuk mengeringkan lautan untuk menemukan putrinya, dan lautan yang kering itupun sekarang menjadi Lembah Harau.
Keindahan kawasan wisata Lembah Harau sangat lengkap, sejak awal memasuki kawasan wisata Harau kita akan disuguhi pesona dari jurang/celah alam, air terjun, tebing dan beberapa gua. Selain Air Terjun Lembah Harau, ada juga cagar alam dan suaka margasatwa yang juga merupakan tempat konsevasi bagi beberapa hewan yang dilindungi seperti Monyet Ekor Panjang, Siamang, Harimau Sumatera, Beruang, Tapir, Landak, Burung Kuau, dll. Lokasi wisata Harau ini terbagi menjadi 2, yaitu Sarasah Bunta, merupakan kawasan bagi yang ingin menikmati suasana lebih alami karena disini terdapat 5 buah air terjun dengan kolam penampungan air terjun yang masih alami dengan pemandangan asrinya. Lokasi lain yaitu Akar Berayun, disini telah terdapat kolam renang sehingga lebih enak untuk yang ingin berenang, di kawasan ini juga terdapat fasilitas lengkap seperti perkemahan, kolam renang dan jalan setapak yang dapat digunakan untuk hiking, serta dilengkapi dengan cottage dan resort.
Hal lain yang membuat kawasan Lembah Harau ini unik dan menarik adalah terdapatnya lembah echo, yaitu sebuah lembah yang jika kita berteriak disana akan menghasilkan gema sempurna. Di lembah Echo tersebut terdapat sebuah spot yang dijadikan acuan tempat kita untuk berteriak, dan setelah suara pertama terdengar maka akan disusul oleh gema/echo lain sebanyak 7 kali secara sempurna, konon tempat yang menghasilkan echo sempurna seperti ini cuma ada satu di dunia yaitu di Lembah Harau. Karena keindahannnya pula mulai tahun ini Lembah Harau dijadikan sebagai rute baru lomba balap sepeda Tour de Singkarak yang bertujuan untuk mempromosikan wisata Lembah Harau ke dunia. Pokoknya bila berwisata ke Sumatra Barat jangan lupa menyempatkan singgah ke Lembah Harau karena pemandangan yang disajikan sangat mamanjakan mata yang menatapnya.



2. Air Terjun Madakaripura (200 meter)

Air Terjun Madakaripura terletak di Kecamatan Lumbang, Probolinggo merupakan salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini dikenal sebagai tempat pertapaan Mahapatih Gajah Mada sebelum mengabdi di kerajaan Majapahit. Air terjun Madakaripura berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi.


Untuk mencapai tempat wisata ini tidak terlalu sulit. Sebaiknya kunjungan dilakukan bila kita akan ke Bromo dari arah Probolinggo dikarenakan searah dengan perjalanan atau saat berada di Bromo . Jika kita datang dari arah Probolinggo maka sesampai di  Desa Sukapura kita belok kanan., kita akan melewati jalan aspal dengan suguhan pemandangan pada bagaian kiri-kanan berupa gunung tinggi yang menyegarkan mata. Kurang lebih setelah sekitar 5 km melakukan perjalanan, kita akan bertemu dengan pintu masuk kawasan wisata air terjun Madakaripura yang ditandai dengan tempat parkir yang luas dan patung Gajah Mada. Disini, banyak penduduk lokal yang menawarkan diri menjadi 'guide' yang akan menemani sambil menceritakan sejarah objek wisata tersebut hingga kita balik lagi ke tempat parkir. 
Selanjutnya kita harus berjalan kira-kira 15 menit,  melewati jalan setapak terbuat dari semen yang berbatu sehingga kalau basah tidak akan licin. Saat berjalan kaki ini kita juga disuguhi pemandangan indah dan menyejukkan, di samping kanan kita ada aliran sungai berbatu-batu, di kanan kiri kita diapit tebing tinggi dengan pepohonan lebat beserta iringan kicauan burung dan derikan kumbang. Terkadang di beberapa bagian jalan, terhalang oleh pohon rubuh atau ada bekas longsoran, meskipun demikian jalan ini relatif datar dan dapat dijalani dengan mudah, kalau kecapekan ada beberapa tempat di sepanjang jalan yang bisa digunakan untuk duduk-duduk beristirahat.
 Sesudah puas mandi dan menikmati keindahan alam pengunjung bisa menikmati minuman panas di warung dekat air terjun sebelum berjalan kaki lagi menuju tempat parkir. Secara umum tempat ini telah dikelola dengan cukup baik,  dapat dicapai lewat jalan aspal yang mulus, jalan setapak yang nyaman, fasilitas umum seperti kamar mandi, mesjid dan tempat parkir. Namun kurangnya informasi mengenai tempat ini dan jaminan keamanan yang belum ada mengakibatkan jarang orang tahu dan mau berkunjung ke kawasan wisata ini. Dengan promosi yang cukup, pengunjung Bromo akan dapat menambah daftar tujuan wisatanya.


1. Air terjun Sigura gura (250 meter)


Air terjun Sigura-gura merupakan air terjun tertinggi di Indonesia,dengan ketinggian 250 meter.
Air Terjun Sigura-gura terletak di Kabupaten Toba Samosir, sekitar 250 kilometer dari Kota Medan. Karena letaknya yang dekat dengan Danau Toba, maka tak heran jika air terjun ini selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik wisata mancanegara maupun wisata lokal.






Dari kejauhan terlihat, air terjun Sigura-gura seperti air terjun raksasa. Air terjun ini berasal dari Sungai Asahan yang airnya dari Danau Toba. Suara dentuman air yang turun kebawah, masih bisa terdengar dari kejauhan karena ketinggiannya.
Air terjun ini dikelilingi tebing-tebing bebatuan yang sangat terjal dan licin. Nuansa hutan rimba yang alami pun akan menyambut setiap pengunjung ketika memasuki kawasan ini, beberapa pepohonan khas dataran tinggi tampak tumbuh dan menghiasi panorama di sekitar objek wisata air terjun ini.
Kesejukan airnya sanggup menjanjikan akan melepas semua lelah setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan untuk menuju ke objek wisata ini.Selain mandi dan berendam, banyak pengunjung yang mendirikan tenda untuk berkemah di sekitar air terjun ini.
Air terjun Sigura-gura ini juga sangat potensial untuk di jadikan tempat kegiatan ataupun kompetisi arung jeram.Apalagi aliran airnya yang sangat deras dapat memacu adrenalin peserta ditengah kelompok satu tim arung jeram. Bahkan di tempat ini pernah diadakan kompetisi arung jeram tingkat nasional dan internasianal.

Monday, April 1, 2013

Rasa Bakery and Cafe

Rasa Bakery and Cafe
Makanan tradisional Indonesia menjadi salah satu menu favorit di Rasa Cafe.
Rasa Bakery & Cafe, sebuah tempat makan dengan gaya tempo dulu. Menu andalannya adalah berbagai es krim buatan sendiri yang sudah terkenal dari jaman dulu di daerah Bandung. Disamping itu, Anda masih dapat menikmati berbagai makanan khas Indonesia serta mancanegara yang tidak kalah lezatnya. Bersantap di restoran ini dapat menjadikan pengalaman yang berbeda saat mengunjungi kota Bandung.

Imah Seniman

Bangunan berwarna putih dengan arsitektur Eropa merupakan tempat dari Rasa restoran. Beberapa bagian dari bangunan masih menggambarkan suasana yang lampau. Misalnya, bentuk jendela yang besar, gorden, tirai yang menghiasi jendela maupun kanopi yang biasa terdapat pada rumah-rumah lama. Suasana dalam restoran terkesan lapang dan sejuk sehingga nyaman sebagai tempat bersantap.
Makanan yang tersedia cukup beraneka ragam. Anda dapat menikmati makanan ringan atau juga makanan berat untuk makan siang atau makan malam Anda. Makanan ringan terdiri dari berbagai macam kue, roti dan desert yang tampil menggoda di etalase dalam restoran. Salah satu kue yang jarang ada di tempat lain adalah kue Marsepan yang manis. Di bagian belakang etalase juga terpampang berbagai kue kering dan makanan kering lainnya yang dapat dijadikan oleh-oleh dari kota Bandung.
Berbagai makan utama, mulai dari makanan tradisional Indonesia dan mancanegara tidak kalah nikmatnya. Salah satu menu andalannya adalah Laksa. Dengan kuah santan kuning, bercampur bihun, lontong dan suiran daging ayam menimbulkan rasa gurih yang nikmat. Ada juga Tahu Petis Telur yaitu campuran tahu, bakwan udang, telur yang dicampur dengan petis, merupakan salah satu makanan khas dari daerah Semarang.
Berbagai makanan daerah Indonesia seperti Soto Bandung, Nasi Timbel, Nasi Pepes, Nasi Rames, Rawon, Soto Betawi, Soto Bandung, Baso Malang, Sop Buntut, Gulai Iga Sapi, Gado-Gado dan menu lainnya dapat dipilih untuk Anda yang senang masakan Indonesia. Di samping itu, Rasa Cafe juga menyediakan menu mancanegara, seperti berbagai aneka Pizza dan Pasta yang menjadi ciri makanan italia, Burger, French Fries dan Sausage, Teriyaki, Katsu, dan Hollands Poffertjes. Makanan utama dan makanan ringan dapat Anda nikmati mulai dari harga Rp 12.000,- sampai Rp 30.000,-.
Pelengkap makanan, minuman yang menyegarkan siap menemani acara santap Anda. Mulai dari Es Lemon Tea, Milk Shake, Fruit Punch, Strawberry Float dan Orange Blossom. Dapat pula menikmati Es Cincau "Rasa", Es Kopyor, Es Cendol, Es Shanghai, Es Doger atau Es Alpukat dengan kisaran harga Rp 12.000,- sampai Rp 25.000,-.
Yang unik dan menjadi daya tarik pengunjung Rasa Bakery & Cafe adalah ice cream yang sudah ada sejak lama. Ice cream tempo dulu ini dibuat secara home made dan akan memberikan rasa es yang nikmat. Es krim Rasa memang salah satu es tempo dulu yang dikenal di kota Bandung. Ini juga yang menarik pengunjung untk sekedar menikmati ice cream bersama teman atau anak mereka.
Beberapa es krim favorit sejak lama, salah satu nya adalah coconut royale. Ice cream 3 rasa dipadu dengan kelapa muda yang segar. Jenis es krim lainnya adalah Banana Split, Tutti Frutti dan berbagai menu ice cream dengan nama unik seperti Snow White, Sleeping Beauy, Pink Lady, Hawaiian Love Song, atau ice cream untuk anak-anak seperti Mickey, Clown, dan Ballet. Jika ingin sedikit mengenyangkan, Anda dapat memilih Belgian Waffle atau Poffertjes with Ice Cream. Harga Ice Cream berkisar Rp 15.000,- sampai Rp 30.000,-.
Dengan harga yang terjangkau baik untuk ice cream, kue maupun makanannya membuat banyak pengunjung yang ingin kembali lagi bersantap di Rasa Bakery dan Ice Cream. Di samping suasana yang klasik dan rasa yang memuaskan lidah. Lokasinya yang berada di Jalan Tamblong, yang merupakan daerah kota tua Bandung, sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati suasana tempo dulu di kota Bandung.

Alamat:

Rasa Bakery & Cafe

Jl. Tamblong No. 15
Bandung
Jawa Barat

Pantai Swarangan Jorong Provinsi Kalimantan Selatan

pantai swarangan wiki-356Pantai Swarangan terletak di desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Wisatawan bisa melakukan perjalanan kurang lebih 117 km dari Banjarmasin, Kalimantan selatan atau kurang lebih 52 kilometer dari ibukota kabupaten tanah laut.
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung di pantai swarangan, seperti berjemur, memancing, berselancar ataupun berenangng. Dari pantai ini pengunjung bisa melihat pesona matahari terbit dan matahari terbenam, karakter gelombang yang cukup besar juga cocok sekali untuk anda yang hobi berselancar.Pantai ini memiliki karakter air laut yang jernih, sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung lokal maupun mancanegara
Wisatawan juga bisa melihat pemandangan tumbuhan bakau yang asri dan menyejukkan dipandang mata,  anda juga bisa menjernihkan mata kita dengan melihat tumbuhan pohon bakau yang masih berwarna atau melihat sarana panggung hiburan, dan publik toilet.
pantai swarangan wiki-356
pantai swarangan adalah sebuah-49
pantai swarangan adalah sebuah-49
panorama matahari terbit di pantai swarangan-53
panorama matahari terbit di pantai swarangan-53
artikel pantai swarangan-23

pantai ciantir sawarna – wisata surfing

Ciantir Beach-70002Pantai ini berjarak kurang lebih 150 kilometer dari kota rangkasbitung,letaknya di kecamatan Bayah, kabupaten lebak. pantai ini menawarkan pemandangan pantai yang indah dan menakjubkan dengan ombak yang cocok untuk olahraga selancar,banyak sekali wisatawan yang datang dari berbagai penjuru negara seperti jepang, australia, dan korea untuk menjajal selancar di pantai ini. Pantai ciantir juga terkenal dengan gua-goanya, salah satu gua yang terdapat di pantai ini adalah goa laylay atau goa kelelawar, tempat bersemayam ribuan kelelawar, selain itu pengunjung juga bisa menyaksikan kehidupan satwa dan jernihnya air yang mengalir menyusuri goa.
Ada wisata lainnya selain gua kelelawar, seperti wisata budaya dan agro wisata. Jika anda ingin menikmati suasana baru, beberapa pantai yang tak jauh dari lokasi pantai cinatir juga bisa anda kunjungi, atau mencoba petualangan lain dengan melihat dan berjalan di pematang sawah adalah jembatan gantung yang melintasi sungai Sawarna. Hampir setiap wisatawan yang berkunjung ke Sawarna menjadikan jembatan gantung cukup atraktif. Sekedar informasi untuk anda, pantai ini bisa ditempuh melalui jalur berikut ini  :
Serang – Pandeglang – Malimping – Bayah – Sawarna, Rangkasbitung – Cileles – Gunung Kencana – Malimping – Bayah – Sawarna, Pelabuhan Ratu – Ciabareno – Bayah atau Pelabuhan Ratu – Cikuray – Cibeberm – Bayah.
Fasilitas lainnya, seperti penginapan juga telah tersedia, terdapat homestay dan villa. Penginapan dan villa ini paling banyak terdapat di Sawarna.Anda akan menyaksikan keramahtamahan masyarakat lokal dan menikmati kuliner dan masakan khas daerah tersebut.
Ciantir Beach-70002
pantai ciantir surfing-7911
pantai ciantir surfing-7911
Pantai Ciantir - Jakarta-1811
Pantai Ciantir – Jakarta-1811
Pantai Ciantir, Desa Sawarna - Banten-629888
Pantai Ciantir, Desa Sawarna – Banten-629888

Portal Wisata Pantai Indonesia